KEDIRI – Gangguan jaringan mewarnai ujian perangkat desa, bertempat di Convention Hall Simpang Lima Gumul, pada Rabu (27/12). Puluhan peserta terlihat keluar ruangan akibat gangguan teknis ini. Mereka menunjukkan wajah kekesalan, mengingat telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari.
Salah satu peserta tes perangkat desa yang mengaku sudah mempersiapkan segalanya sejak beberapa hari mengaku kecewa terkait hal ini. “Ya saya sudah menyiapkan semuanya ternyata sampai sini trouble ya kecewa sih ada tapi apa kata panitia nanti” jelas Dimas Herlian, peserta calon Kepala Dusun Desa Jarak Plosoklaten
Meskipun panitia akan mengganti pengerjaan peserta yang trouble tanpa memangkas waktu. Para peserta lainnya tetap merasakan kecewa karena sudah rugi waktu dan tenaga
“Dari kebijakan panitia ini akan bergantian tesnya. Ada yang bisa ada yang trouble. Saya belum bisa masuk. Tadi briefing kemudian suruh menunggu 2 jam. Tadi belum sempat mengerjakan, belum sempat mengisi data diri. Jadi langsung masuk lalu ngecek internet ternyata lemot dan tidak bisa. Biasanya kalau laptop internetnya bisa kita reload,” ungkap Bahrul Rozi, peserta dari Desa Brumbung Kepung
Menanggapi kejadian diluar dugaan ini. Imam Jamiin selaku Ketua Paguyuban Kepala Desa (PKD) Kabupaten Kediri, meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. “Untuk para calon saya jelas mohon maaf karena ada sedikit trouble dan mudah-mudahan bisa teratasi,” jelasnya
Pada tes ini, jenis tes yang digunakan ialah CAT (Computered Asist Test). Jadi meskipun jarak antar peserta cukup rapat tindakan mencontek tidak akan bisa terjadi. Karena setiap soal yang ditampilkan pada komputer berbeda antar peserta.
“Langsung keluar dan untuk soal berbeda karena menggunakan sistem CAT jadi soalnya berbeda beda. Harapannya ya pengumuman dilakukan secara bersamaan meskipun masih trouble. Hasil antara perangkingan rencananya hari ini,” imbuh Imam Jamiin.
Mendapatkan aduan, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana langsung melakukan sidak ke lokasi. Padahal sesuai jadwal, seharusnya orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini harus menghadiri acara bersama Presiden RI Joko Widodo di Surabaya.
Jurnalis : Wildan Wahid Hasyim Editor : Nanang Priyo BasukiBagikan Berita :









