KEDIRI – Sejumlah warga menyerbu operasi pasar pangan murah di Halaman Kantor Desa Sumberejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, pada Selasa (08/02). Harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan dengan harga pasaran. Kegiatan ini merupakan kebijakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa, dengan tujuan masyarakat pedesaan tidak ketergantungan makan beras. Kegiatan ini dihadiri Dr. Ir Hadi Sulistyo, M.Si Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur dan Tutik Purwaningsih, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri.
“Kegiatan ini agar masyarakat tidak ketergantungan makan beras, sebagai alternatif untuk makanan olahan seperti telo atau porang,” ucap Hadi Sulistyo. Ada beberapa komoditas yang dijual diantaranya minyak goreng, beras medium hingga premium, telur ayam, bawang putih dan bawang merah, gula, cabai hingga daging dengan harga murah.
“Kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur khususnya gerakan diversifikasi pangan lokal dan gelar pangan murah berkualitas,” ucap Tutik. Kegiatan ini diharapkan stimulus dan motivasi bagi teman-teman khususnya pelaku usaha dan kader PKK untuk terus berinovasi dan mengeksplorasi potensi pangan lokal yang ada di Kabupaten Kediri.
Lokasi di pilih di Kantor Desa Sumberejo Ngasem dikarenakan memungkinkan dalam situasi pandemi dan juga situasi pasar sangat memungkinkan untuk lokasi yang dipilih. Selain bahan pokok, dalam kegiatan tersebut juga diikuti aneka produk olahan pangan lainnya hasil karya UMKM dan perwakilan PKK Kabupaten Kediri seperti keripik tempe, sambel pecel, keripik bekicot dan tahu.