KEDIRI – Program servis sepeda motor gratis dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Di Kediri, sebanyak 19 SMK dengan konsentrasi keahlian sepeda motor ikut ambil bagian dalam kegiatan yang digelar Kamis (8/10/2026).
Secara keseluruhan, program servis gratis tersebut menyasar 8.100 sepeda motor di Jawa Timur. Khusus wilayah Kediri, disampaikan Adi Prayitno selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kediri, sedikitnya 750 kendaraan ditargetkan mendapatkan layanan servis dari lima SMK di Kota Kediri dan 14 SMK di Kabupaten Kediri.
Ditambahkan Kasi SMK, Sidik Purnomo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari bentuk pengabdian SMK sekaligus komitmen Dinas Pendidikan dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Ini bentuk komitmen dan pengabdian Dinas Pendidikan kepada masyarakat. Di Kediri ada 19 SMK dengan target tidak kurang dari 750 kendaraan diservis,” ujar Sidik.
Setiap sekolah rata-rata mendapatkan target pelayanan antara 30 hingga 45 sepeda motor. Namun, tingginya minat warga membuat sejumlah sekolah mampu melampaui target yang telah ditetapkan.
Bahkan, beberapa SMK memberikan layanan tambahan berupa ganti oli secara gratis bagi masyarakat yang mengikuti program tersebut.
Salah satunya dilakukan SMK Kertanegara Wates, Kabupaten Kediri. Sekolah tersebut awalnya mendapat target melayani 45 sepeda motor. Namun, tingginya antusiasme warga membuat sekolah menaikkan target pelayanan hingga 75 kendaraan.
Kepala SMK Kertanegara Wates, Pujiono, mengatakan sebanyak 15 siswa kelas XI dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Setiap siswa bekerja didampingi seorang guru.
Layanan yang diberikan meliputi servis ringan, di antaranya pemeriksaan dan pembersihan CVT, pengecekan sistem kelistrikan, serta penggantian oli.
“Servisnya servis ringan seperti membersihkan CVT, kelistrikan, dan ganti oli,” kata Pujiono.
Tingginya minat masyarakat bahkan sudah terlihat sebelum kegiatan dimulai. Pujiono menyebut sekitar 60 sepeda motor telah terdaftar hingga tengah malam sebelum pelayanan dibuka.
“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat tinggi. Per jam 12 malam tadi sudah ada 60 motor yang mendaftar,” ungkapnya.
Selain servis ringan, SMK Kertanegara juga menyediakan layanan penggantian oli mesin maupun oli gardan secara cuma-cuma. Program tersebut dapat dimanfaatkan pemilik sepeda motor dari berbagai merek.
Antrean warga pun mulai terlihat sejak pagi. Salah satu peserta, Karmini, mengaku datang lebih awal dan mulai mengantre sekitar pukul 07.30 WIB. Ia menjadi salah satu peserta pertama yang mendapatkan pelayanan.
“Saya antre sudah sejak 07.30 tadi, jadi yang pertama. Servisnya kurang lebih satu jam karena bengkelnya cukup teliti memeriksa motor saya,” tuturnya.
Karmini mengapresiasi program servis gratis tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan diharapkan dapat kembali digelar pada kesempatan berikutnya.
“Semoga seluruh Jawa Timur diberikan aman dan sukses. Saya berterima kasih dengan adanya servis gratis ini saya bisa menikmatinya,” pungkasnya.
jurnalis : Sigit Cahya Setyawan



