KEDIRI — Suasana ceria dan penuh tawa mewarnai kegiatan Berbagi Senyum yang digelar TP PKK Kota Kediri bersama anak-anak PAUD KB Thoyyiba, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Jumat (30/1). Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap pendidikan anak usia dini, sekaligus sarana penguatan edukasi gizi bagi generasi muda.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, yang hadir bersama Ketua TP PKK Kota Kediri Ny. Faiqoh Azizah Muhammad Qowimuddin, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memegang peranan penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini. Menurutnya, PAUD tidak hanya berfokus pada pengenalan kemampuan akademik dasar, tetapi juga berperan dalam menanamkan nilai-nilai karakter, seperti kemandirian, kejujuran, kepercayaan diri, serta kedisiplinan.
“Melalui PAUD, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak baik, kreatif, dan memiliki daya saing. Karena itu, pendidikan anak usia dini merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali.
Dalam kesempatan tersebut, Mbak Wali juga menyampaikan apresiasi kepada para pendidik PAUD yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendampingi anak-anak pada masa emas pertumbuhan. Ia menekankan pentingnya dukungan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, termasuk pemanfaatan perangkat pembelajaran berbasis digital seperti interactive flat board (IFB), agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan selaras dengan perkembangan zaman.
Tak hanya itu, Mbak Wali turut memberikan pesan kepada anak-anak agar rajin belajar serta selalu patuh kepada orang tua dan guru sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik.
Komitmen dalam memajukan pendidikan anak usia dini juga menjadi visi utama PAUD KB Thoyyiba sejak awal berdiri. Ketua Yayasan Al-Iskandary PAUD dan KB Thoyyiba Bandar Kidul, Kh. Zubaddrus Zaman atau yang akrab disapa Gus Bad, menyampaikan bahwa keberadaan lembaga pendidikan tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat sekitar.
“PAUD ini didirikan untuk membantu masyarakat yang mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada yayasan. Ini bagian dari ikhtiar menjalankan perintah Allah, karena orang yang berilmu tentu tidak sama dengan yang tidak berilmu,” tuturnya.
Saat ini, PAUD KB Thoyyiba memiliki sekitar 23 peserta didik. Kegiatan Berbagi Senyum dirangkai dengan pemberian hadiah berupa tas dan alat tulis kepada para siswa, serta makan bersama dalam program Gemarikan. Melalui program tersebut, anak-anak diperkenalkan pentingnya mengonsumsi ikan sebagai bagian dari pola makan sehat guna menunjang tumbuh kembang yang optimal sejak dini.









