KEDIRI – Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Kediri (DK4) terus menunjukkan perannya sebagai wadah seniman dan budayawan dalam mengembangkan potensi kesenian daerah. Lembaga yang digagas Hanindhito Himawan Pramana pada periode pertama kepemimpinannya itu telah mencatat berbagai kontribusi dalam pelestarian dan advokasi budaya lokal.
Setelah sebelumnya dipimpin Imam Mubarok, DK4 kini bersiap memasuki babak baru. Melalui musyawarah yang digelar di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri, Rabu siang (14/01), dilakukan pemilihan ketua periode berikutnya.
Hasil penghitungan suara menunjukkan Juwaini memperoleh suara terbanyak. Sementara itu, Imam Mubarok selaku ketua sebelumnya berada di posisi kedua, disusul Gelar Gian C di urutan berikutnya.
Dikonfirmasi usai musyawarah, Imam Mubarok menyampaikan bahwa sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) DK4, penyampaian hasil resmi musyawarah menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Disparbud.
“Kami tidak diperkenankan menyampaikan hasil musyawarah. Penjelasan resmi menjadi kewenangan pihak dinas sebagaimana diatur dalam AD/ART,” ujarnya.
Meski sempat berlangsung dinamis dan diwarnai perdebatan, seluruh perwakilan yang hadir akhirnya menyepakati hasil musyawarah tersebut. Penjelasan resmi disampaikan oleh Kepala Disparbud Kabupaten Kediri, Mustika Adi Prayitno, yang menyebutkan bahwa hasil pemilihan akan segera dilaporkan kepada Bupati Kediri untuk mendapatkan persetujuan.
“Secara hasil pemilihan, yang memperoleh suara terbanyak adalah Pak Juwaini. Selanjutnya akan kami laporkan kepada Mas Bupati untuk dimintakan persetujuan,” jelasnya.
Wacana penyegaran kepengurusan DK4 juga mendapat respons positif dari legislatif. Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri, Dodi Purwanto, menilai pergantian kepemimpinan sebagai bagian dari dinamika organisasi yang sehat.
Menurutnya, DK4 memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga kekayaan seni, budaya, dan sejarah Kabupaten Kediri agar tetap lestari dan dikenal masyarakat luas.
“Pengurus periode sebelumnya telah menjalankan amanah dengan baik. Kini kesempatan yang sama diberikan kepada Cak Ju (Juwaini, red) untuk memimpin DK4, berperan aktif menjaga identitas budaya Kabupaten Kediri, mulai dari pelestarian peninggalan arkeologis hingga penguatan pertunjukan seni tradisional,” ujar politisi senior PDI Perjuangan Kabupaten Kediri tersebut.
Dengan kepemimpinan baru, DK4 diharapkan semakin solid dalam memperkuat ekosistem kesenian dan kebudayaan daerah, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan berbasis budaya.









