KEDIRI — Upaya pencegahan stunting di Kota Kediri mendapat perhatian khusus dari Tim Percepatan Penurunan Stunting Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres). Pada Kamis (27/11), tim melakukan peninjauan langsung ke Posyandu Seruni yang berada di lingkungan pondok pesantren Wali Barokah, untuk melihat bagaimana layanan kesehatan berbasis komunitas ini berperan dalam menekan angka stunting di masyarakat.
Tenaga Ahli Advokasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Setwapres, Alie Sadikin, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, terutama di wilayah pesantren yang memiliki interaksi erat dengan masyarakat. Ia menilai, capaian Posyandu Seruni menunjukkan perkembangan positif.
“Dari sebelumnya kasus stunting berada di kisaran 20-an lebih, kini turun menjadi 14. Artinya, sekitar 10 anak berhasil keluar dari risiko stunting. Ini pencapaian yang sangat baik,” ujarnya.
Kota Kediri sendiri baru saja meraih penghargaan sebagai peringkat kedua nasional untuk kinerja terbaik dalam penanganan stunting. Meski begitu, Alie mengingatkan bahwa masih ada indikator penting yang perlu digenjot, seperti cakupan imunisasi dasar, pemberian ASI eksklusif, hingga penyediaan MPASI yang tepat. Menurutnya, memperkuat indikator tersebut akan menjaga keberlanjutan prestasi yang telah diraih.
Alie juga menekankan bahwa pencegahan stunting tidak dapat hanya mengandalkan Dinas Kesehatan. Peran berbagai sektor lain—mulai dari dinas pekerjaan umum, lingkungan hidup, hingga lembaga pesantren—dinilai sangat krusial karena bersentuhan langsung dengan kehidupan anak-anak.
“Stunting tidak hanya menyangkut kondisi anak, tapi juga lingkungan, perilaku hidup bersih, sanitasi, hingga fasilitas dasar seperti tempat buang air. Jadi penanganannya harus menyeluruh,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah, Drs. H. Sunarto, M.Si., menegaskan komitmen lembaganya untuk terus mendukung program pemerintah. Posyandu Seruni, yang melayani sekitar 70 balita serta ibu hamil dan menyusui, terbuka tidak hanya bagi warga pondok, tetapi juga masyarakat sekitar dengan kegiatan rutin tiap bulan.
“Sejak awal Posyandu Seruni berkomitmen membantu program pemerintah, khususnya dalam penanggulangan stunting. Komitmen ini semakin kuat dengan hadirnya SPPG MBG di Pondok Wali Barokah,” ungkapnya.
Kunjungan Tim Setwapres ini diharapkan mempererat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga pesantren, sehingga upaya menurunkan angka stunting di Kota Kediri dapat semakin optimal.



