foto : Anisa Fadila

Basket Pelajar Kembali Menyala Lewat Mbak Dina Cup 2025

Bagikan Berita :

KEDIRI – Dunia basket di Kota Kediri kembali berdenyut. Setelah lama vakum, kini atmosfer kompetisi kembali menggeliat lewat Mbak Dina Cup 2025, turnamen basket antar pelajar yang digadang menjadi tonggak baru kebangkitan olahraga ini. Ajang yang akan digelar di GOR Universitas Kadiri pada 9–23 November 2025 itu tak hanya memperebutkan gelar juara, tapi juga menanamkan semangat sportivitas dan pembinaan atlet muda sejak dini.

Penggagas sekaligus penyelenggara, Dinayana Kristian, menyebut turnamen ini lahir dari kerinduan masyarakat terhadap masa kejayaan basket Kediri. Ia berharap, lewat kompetisi ini, gairah basket di kalangan pelajar bisa bangkit lagi dan melahirkan generasi baru yang siap membawa nama Kediri di kancah lebih tinggi.

“Basket Kediri dulu punya nama besar. Tahun ini kami ingin menghidupkan lagi semangat itu lewat kompetisi yang sehat dan penuh sportivitas,” ujar Dinayana saat ditemui Senin (3/11).

Menurut Dinayana, turnamen seperti Mbak Dina Cup punya peran penting dalam membangun karakter dan disiplin berlatih di kalangan pelajar. Kompetisi menjadi ruang aktualisasi diri bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan sekaligus menumbuhkan mental juara sejak dini.

“Dengan makin banyaknya turnamen seperti ini, anak-anak akan lebih rajin latihan. Dari situ bibit unggul akan muncul dan berkembang,” tambahnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, Mbak Dina Cup juga diharapkan menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi basket pelajar di Kediri. Dinayana menilai potensi basket di daerah ini sangat besar, terlihat dari semakin banyaknya pemain muda yang menunjukkan bakat dan semangat tinggi. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus memberi dukungan agar tradisi basket di Kota Kediri kembali hidup.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Mbak Dina Cup 2025, Moch. Ichbal Setyawan, menjelaskan bahwa turnamen kali ini fokus pada pembinaan usia muda. Batas usia peserta maksimal 16 tahun, melibatkan pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

“Fokus kami di pembinaan usia dini. Dari sini kita bisa ukur sejauh mana perkembangan basket Kediri dibanding daerah lain,” ungkap Ichbal.

Total 47 tim dari berbagai jenjang akan ambil bagian. Untuk kategori SMP dan SMA, pertandingan menggunakan sistem setengah kompetisi, sedangkan kategori SD memakai format home and away agar pemain muda bisa mendapat lebih banyak jam terbang. Selain gelar juara, panitia juga menyiapkan penghargaan bergengsi seperti Best Player, Pelatih Terbaik, Tim Paling Fair Play, dan Most Supportive School.

“Karena ini event antar sekolah, kami juga ingin mengedukasi bagaimana cara mendukung yang positif di dunia olahraga,” tambahnya.

Dengan semangat kebersamaan dan pembinaan, Mbak Dina Cup 2025 diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya talenta baru basket Kediri. Turnamen ini juga diharapkan bisa menjadi agenda tahunan, wadah bagi pelajar untuk berkompetisi, tumbuh, dan berprestasi dengan menjunjung tinggi sportivitas.

jurnalis : Anisa Fadila
Bagikan Berita :