foto : Sigit Cahya Setyawan

PSM Tantang Persik Kediri Tanpa Nahkoda Utama

Bagikan Berita :

KEDIRI – PSM Makassar tengah berlayar tanpa nahkoda setelah kepergian pelatih kepala Bernardo Tavares, tim kebanggaan Sulawesi Selatan itu kini berusaha tetap tegak di bawah komando sementara Ahmad Amiruddin. Tantangan berat langsung menanti: menghadapi Persik Kediri di Stadion Brawijaya, pada Sabtu (26/10), dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2025/2026.

Tanpa sosok Tavares di pinggir lapangan, langkah Juku Eja belum menunjukkan stabilitas. Laga pertama pasca perpisahan dengan sang pelatih berakhir pahit—PSM tumbang di kandang sendiri dari Arema FC dengan skor 1-2. Kini, ujian berikutnya lebih berat: melawan Persik, tim yang terkenal sulit ditaklukkan di hadapan pendukungnya sendiri, Macan Putih.

“Pertandingan besok pasti tidak mudah. Bermain di Brawijaya selalu penuh tantangan dan kejutan,” kata Ahmad Amiruddin dalam konferensi pers pra-laga, Jumat sore.

Meski begitu, sang caretaker menegaskan bahwa semangat tim tidak boleh surut. “Saya selalu ingatkan pemain untuk menjaga spirit sejak peluit pertama hingga akhir laga. Konsentrasi dan mentalitas akan jadi kunci utama,” tambahnya.

Kondisi PSM tidak ideal. Bek tangguh Yuran Fernandes masih harus absen karena skorsing dari PSSI. Absennya pemain asal Tanjung Verde itu membuat lini belakang PSM kembali harus berimprovisasi. Namun, Amiruddin menilai ini adalah momen bagi pemain lain untuk menunjukkan kapasitas mereka.

Dari kubu pemain, Alex Aguiar, ujung tombak asal Brasil, menegaskan tim sudah melupakan hasil buruk sebelumnya. “Kekalahan dari Arema sudah kami tutup. Sekarang fokus kami hanya satu: tampil maksimal di Kediri. Saya yakin kami bisa pulang dengan hasil positif,” ujarnya penuh keyakinan.

Sementara itu, tuan rumah Persik Kediri datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tiga pemain inti yang sebelumnya absen kini telah pulih: Leo Navvachio, Kiko Carneiro, dan Henhen Herdiana siap meramaikan skuad.

“Semua sudah fit, tapi kami masih akan melihat kondisi terakhir sebelum menentukan siapa yang turun sejak menit awal,” ujar pelatih Persik, Ong Kim Swee, yang dikenal piawai meracik strategi di laga-laga besar.

Laga ini akan menjadi panggung ujian bagi Ahmad Amiruddin—bukan hanya untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih sementara, tetapi juga menjaga marwah Juku Eja di papan tengah klasemen. Di sisi lain, Persik berambisi mempertahankan tren positif di kandang, sekaligus menambah penderitaan PSM yang sedang mencari arah baru.

Berikut prediksi susunan pemain kedua tim jelang duel panas di Kota Tahu:

Persik Kediri:
Husna Al Malik; Khursidbek Muktorov, Kiko Carneiro, Henhen Herdiana, Yoga Aditama; Bayu Otto, Imanol Garcia, Telmo Castenheira; Ezra Walian, Jose Enrique, Williams Lugo.

PSM Makassar:
Hilmansyah; Victor Luis, Alosio Neto, Akbar Tanjung, Syahrul Lasinari; Ananda Raehan, Rasyid Bakri, Lucas Dias; Savio Roberto, Jaques Thempole, Alex Aguiar Gomes.

Dengan atmosfer panas Stadion Brawijaya dan tekanan untuk bangkit, pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit. PSM datang membawa luka, sementara Persik bertekad menjaga kehormatan kandang. Satu hal pasti: malam di Kediri akan jadi ujian mental bagi Juku Eja—antara bertahan dalam badai atau justru menemukan arah baru setelah ditinggal sang pelatih.

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan
Kami atas nama PT. Kediri Panjalu Jayati menyampaikan terkait Penggunaan Ulang Karya Jurnalistik Tanpa Izin, UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Kami mengingatkan bahwa setiap konten berita yang diterbitkan oleh kediritangguh.co merupakan karya cipta yang dilindungi undang-undang. Oleh karena itu, setiap bentuk penggandaan, pengutipan penuh, maupun publikasi ulang tanpa izin melanggar hukum dan dapat dikenai sanksi pidana.
Bagikan Berita :