Polisi Amankan Puluhan Botol Miras di Kediri Scooter Festival 2025

Bagikan Berita :

KEDIRI – Suasana meriah Kediri Scooter Festival di GOR Jayabaya, Minggu siang (12/10), sedikit terusik oleh temuan tak terduga. Di tengah riuhnya deru mesin vespa dan lantunan musik jalanan, jajaran Polres Kediri Kota mengamankan sejumlah botol minuman keras (miras) dari beberapa lapak dagangan yang berada di area acara.

Minuman beralkohol berbagai jenis itu ditemukan tanpa pemilik yang mengakuinya. Dari hasil pantauan di lapangan, petugas mendapati sedikitnya empat lapak yang menyimpan botol-botol miras — mulai dari arak Bali hingga jenis lokal yang dikenal masyarakat sebagai gedang klutuk. Botol-botol tersebut diletakkan di atas meja, sebagian sudah dalam kondisi terbuka.

Kasat Samapta Polres Kediri Kota, AKP Priyo Hadistyo, membenarkan penemuan tersebut.

“Barang bukti ditemukan di meja, namun tak satu pun mengakui sebagai pemilik atau penjualnya,” ujarnya kepada wartawan.

Dari lokasi, polisi mengamankan 8 botol Arak Jawa (600 ml), 3 botol Arak Bali (600 ml), serta 1 botol Anggur Kawa-Kawa (620 ml). Seluruh barang bukti kini diamankan di Mako Polres Kediri Kota untuk proses lebih lanjut.

AKP Priyo menegaskan, pihaknya akan terus melakukan patroli dan pengawasan ketat selama kegiatan berlangsung, demi menjaga agar suasana festival tetap aman dan kondusif.

“Festival ini seharusnya menjadi ruang silaturahmi dan ekspresi komunitas motor, bukan tempat menjual minuman keras. Kita tahu, miras sering menjadi pemicu awal gangguan keamanan—dari cekcok kecil hingga perkelahian, bahkan tindak kriminal,” tegasnya.

Ia juga mengimbau para pedagang serta pengunjung agar mematuhi aturan dan turut menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

“Jaga nama baik komunitas, nikmati acara dengan tertib. Kemeriahan akan lebih indah tanpa miras,” tambahnya.

Dengan langkah cepat aparat, suasana di GOR Jayabaya kembali terkendali. Musik kembali menggema, pengunjung tersenyum, dan deretan vespa klasik pun kembali menjadi magnet utama festival yang sejatinya dirancang untuk mempererat persaudaraan para pecinta motor tua.

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan
Bagikan Berita :