KEDIRI – Tren positif Persik Kediri dalam 5 laga terakhir tak terkalahkan, akhirnya terpatahkan dari tim pemuncak klasemen sementara Borneo FC. Laga digelar Kamis malam di di Stadion Segiri Samarinda, menelan kekalahan 4-0 dari tim tuan rumah.
Dengan hasil ini, menambah catatan betapa lemahnya pertahanan Macan Putih setiap laga away. Sebanyak 4 kali laga tandang terakhir, selalu kebobolan minimal 2 gol di setiap laga.
Tim Pesut Etam julukan Borneo FC langsung tancap gas dan mampu unggul cepat 2 – 0 melalui sontekan Cadenazzi pada menit 4 dan 11. Dua gol ini, masing-masing melalui umpan dari Leo Guntara dan Lilipaly. Tertinggal 2 gol, Macan Putih berusaha menguasai permainan dan berusaha menciptakan peluang melalui Flavio maupun Pahabol meski tak berbuah gol.
Babak kedua Marcelo Rospide mencoba memasukkan Kelly Sroyer. Namun 2 menit babak kedua berjalan, Persik kembali kebobolan lewat gol hattrick Cadenazzi. Tentu saja meruntuhkan mental para pemain. Pasca gol tersebut, Borneo praktis menguasai permainan dan memperlambat tempo.
Striker lokal Khanafi dimasukkan menggantikan Supriadi menit 64, Persik kembali mampu ciptakan peluang. Namun penampilan apik Nadeo Argawinata, kiper asal Kediri mampu mengamankan gawangnya sepanjang pertandingan. Meski melakukan sejumlah pergantian pemain, laga berakhir 3 – 0 untuk Borneo FC.
“Hasil yang tidak bagus untuk tim kami. Kita tahu kita menghadapi tim pemuncak klasemen. Masalah bagi kami, kebobolan cepat dan sulit mengejar ketertinggalan. Disamping itu saya melihat sisi positif. Pemain tetap berusaha untuk mengejar ketertinggalan. Ada satu gol tercipta namun off side. Saya tetap mengapresiasi para pemain yang sudah berusaha maksimal,” ujar ucap Coach Marcelo Rospide usai laga.
Jurnalis : Sigit Cahya Utama Editor : Nanang Priyo BasukiBagikan Berita :









