KEDIRI – Doa dan semangat mengiringi keberangkatan 17 kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) asal Kota Kediri yang dilepas menuju Jember, Jumat (12/9). Momen penuh harapan ini menjadi titik awal perjuangan mereka di ajang MTQ XXXI Jawa Timur, yang digelar pada 12–20 September 2025.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menaruh harapan besar agar para peserta tidak hanya berprestasi di level provinsi, tetapi juga mampu menorehkan sejarah baru dengan menembus kancah nasional.
“Selama ini Kota Kediri belum pernah sampai ke tingkat nasional. Harapan saya, tahun ini ada kafilah yang bisa menembus ke sana. Semoga langkah adik-adik diridai Allah dan membawa harum nama Kota Kediri,” tutur Vinanda.
Kepala Kemenag Kota Kediri, A. Zamroni, menegaskan bahwa seluruh peserta yang diberangkatkan sudah melalui seleksi ketat dan pembinaan intensif. Mereka dibimbing langsung oleh pelatih dan dewan hakim berpengalaman untuk memastikan kesiapan sesuai standar provinsi.
“Sebelum pemberangkatan, kami melakukan pembinaan bersama dewan hakim provinsi. Anak-anak diarahkan sesuai standar lomba, sehingga peluang menuju tingkat nasional lebih terbuka,” jelas Zamroni.
Tahun ini, kafilah Kediri akan tampil di berbagai cabang, mulai dari Tilawah Anak-anak, Qira’ah Murottal Remaja dan Dewasa, Musabaqah Hifdzil Qur’an 10 Juz, hingga Tafsir Bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia. Sementara pada Musabaqah Khottil Qur’an (MKIQ), Kediri mengirim perwakilan di kategori naskah, dekorasi, hiasan mushaf, dan kontemporer.
Dengan persiapan matang dan dukungan penuh Pemkot serta Kemenag, kafilah MTQ Kediri diharapkan mampu meraih prestasi terbaik sekaligus melahirkan generasi Qur’ani yang siap bersaing hingga ke level nasional.









