foto : Anisa Fadila

Yusar Rasid Resmi Gantikan Gus Sunoto di Kursi DPRD Kota Kediri

Bagikan Berita :

KEDIRI – Untuk menjaga denyut kerja parlemen tetap berkelanjutan, DPRD Kota Kediri menggelar rapat paripurna peresmian pemberhentian dan pengangkatan Pengganti Antar Waktu (PAW) pada Jumat (14/11) di gedung BKPSDM. Dalam sidang yang berlangsung khidmat itu, Yusar Rasid resmi menggantikan almarhum H. Agus Sunoto Imam Mahmudi dari Fraksi PDI Perjuangan—sebuah alih tugas yang menandai babak baru dalam perjalanan legislatif kota ini.

Ketua DPRD Kota Kediri, Dra. Firdaus, menegaskan bahwa proses PAW merupakan bagian dari dinamika alamiah dalam tubuh lembaga legislatif. Ia menyebut pergantian ini sebagai mekanisme yang menjaga keseimbangan fraksi sekaligus memastikan roda demokrasi terus berputar tanpa jeda.

“Karena anggota sebelumnya telah berpulang, maka sesuai ketentuan kursi tersebut dialihkan kepada calon berikutnya berdasarkan urutan perolehan suara,” ujarnya, menekankan landasan prosedural yang menjadi pijakan proses tersebut.

Firdaus juga menambahkan bahwa dengan hadirnya Yusar, formasi DPRD Kota Kediri kembali genap berjumlah 30 anggota. Kegenapan ini, baginya, bukan sekadar hitungan angka, tetapi sebuah prasyarat agar harmoni internal tetap terjaga dan kinerja lembaga dapat bergerak lincah.

“Saya sudah memberikan arahan agar anggota baru segera menyatu dengan 29 anggota lain dan dapat bersinergi. Harapannya, ia mampu bekerja keras mengapresiasi serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat,” imbuhnya.

Di sisi lain, Yusar Rasid menyambut amanah barunya dengan hati yang teduh namun tegas. Baginya, pelantikan ini bukan sekadar formalitas politik, melainkan perjanjian batin untuk mengabdi.

“Setelah dilantik tentu ada tanggung jawab dan amanah yang harus dijalankan, terutama kepada masyarakat. Saya akan berusaha menjalankannya sebaik mungkin,” kata Yusar, menyampaikan komitmennya.

Ia memahami bahwa penugasan di komisi tertentu masih menunggu keputusan pimpinan dan fraksi. Karena itu, langkah awal yang ingin diambilnya adalah menyesuaikan diri, meresapi ritme fraksi, dan menyelaraskan arah kerja agar kontribusinya lebih bermakna bagi lembaga.

Dengan resminya pelantikan PAW ini, DPRD Kota Kediri berharap agenda-agenda kedewanan dapat kembali berjalan efektif, terlebih memasuki masa krusial pembahasan program pembangunan tahun anggaran berikutnya. Momentum ini sekaligus mengingatkan bahwa regenerasi politik adalah denyut kehidupan demokrasi—penjaga kesinambungan suara rakyat di parlemen daerah.

jurnalis : Anisa Fadila
Bagikan Berita :