Dengan semangat yang dibawa Bunda Olahraga Masyarakat, Vinanda Prameswati, Kediri kini melangkah lebih jauh. Dari lapangan hingga gang-gang kecil, gema ajakannya menggema: bergeraklah, karena tubuh yang sehat adalah awal dari kota yang kuat.
KEDIRI – Pagi cerah di Jalan Basuki Rahmat menjadi saksi semangat warga yang tumpah ruah dalam Festival Olahraga Masyarakat Car Free Day, Minggu (12/10/2025). Di tengah gemuruh musik senam dan tawa warga yang berbaur, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menerima penghargaan istimewa dari Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) sebagai Bunda Olahraga Masyarakat Kota Kediri.
Sebagai sosok muda yang dikenal energik dan dekat dengan warganya, Mbak Wali – sapaan akrab Vinanda – tampak luwes bergabung bersama ribuan peserta dalam Senam Massal Flashmob “Kediri Selalu di Hati”. Langkahnya yang penuh semangat menjadi simbol kepemimpinan yang menyatu dengan denyut kehidupan masyarakat.
“Saya bersyukur atas anugerah ini. Namun, penghargaan ini bukan hanya untuk saya, melainkan untuk seluruh masyarakat Kota Kediri. Karena selama ini saya melihat warga kita kompak, saling mendukung, dan bersama-sama memajukan olahraga di kota ini,” ujar Mbak Wali dengan senyum hangat.
Festival yang diikuti oleh 24 induk organisasi olahraga (Inorga) ini menjadi ajang kebersamaan lintas usia. Dari anak-anak hingga lansia, semua larut dalam keceriaan berolahraga. Tak sekadar hiburan, kegiatan ini adalah langkah nyata menjadikan olahraga bagian dari gaya hidup masyarakat Kediri.
“Saya ingin olahraga menjadi kebiasaan. Bisa dimulai dari rumah, dengan senam sederhana atau lari pagi bersama keluarga. Olahraga bukan hanya menyehatkan tubuh, tapi juga menenangkan pikiran,” tambahnya.
Sebagai wali kota termuda di Indonesia, Vinanda melihat olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan fondasi penting dalam pembangunan manusia. Ia menekankan bahwa tubuh sehat melahirkan produktivitas, dan produktivitas menciptakan kemajuan kota.
“Semakin banyak warga yang sehat, semakin besar potensi produktif yang dimiliki kota ini. Dan dari sana, Kediri akan tumbuh menjadi kota yang maju, bahagia, dan kuat,” tuturnya tegas.
Usai mengikuti senam, Mbak Wali berkeliling meninjau satu per satu stan dari berbagai Inorga yang tampil dalam festival. Ia menyapa peserta dengan ramah, memotivasi mereka untuk terus menggelorakan semangat olahraga di masyarakat. Sebagai simbol dukungan, Mbak Wali menyerahkan pecut kepada instruktur senam — lambang penyemangat agar gerakan olahraga di Kediri terus menggeliat.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Qowimuddin, Ketua KORMI Kota Kediri Abdian Asgi, Ketua KONI Eko Agus, sejumlah pejabat OPD, pengurus induk olahraga, dan tamu undangan lainnya.
Festival tahun ini menandai langkah awal dari agenda rutin tahunan yang diharapkan menjadi tradisi baru di Kota Kediri. Lebih dari sekadar ajang olahraga, ia menjadi perayaan gaya hidup sehat, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Kediri.
Bagikan Berita :








