KEDIRI – Polres Kediri menggelar pasukan dalam rangka Operasi Patuh Semeru bakal berlangsung 14 hari ke depan di halaman, Senin (15/07). Operasi ini bakal melibatkan kekuatan TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Jasa Raharja. Dalam amanatnya, Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto, menekankan pentingnya kedisiplinan anggota saat bertugas di lapangan.
Bahwa perkembangan teknologi dan inovasi dalam transportasi harus diimbangi juga peningkatan kinerja dari Kepolisian. AKBP Bimo menegaskan, bahwa saat bertugas semua anggota untuk tidak melakukan tindakan indisipliner salah satunya pungutan liar (pungli).
“Kami himbau untuk melakukan kegiatan sosialisasi di sekolah, safe our student. Seiring dengan dimulainya tahun ajaran baru di dunia pendidikan. Dalam bentuk pembelajaran yang humanis juga selalu ditekankan. Kemudian hindari sikap kontra produktif serta pungli,” tegasnya.
Adapun sasaran operasi kali ini, penindakan jika tidak menggunakan helm. Lalu, pengendara dalan keadaan mabuk, menerobos arus lalu lintas dan menggunakan knalpot yang tidak standart.
Terakhir Kapolres Kediri berpesan kepada masyarakat Kabupaten Kediri untuk terus menaati aturan di jalan raya. Kecelakaan yang fatal merupanan kerugian bagi diri sendiri
“Saya berharap warga kabupaten kedirj tertib berlalu lintas karena jika tidak tertib dan jika ada kejadian laka lantas yang rugi diri sendiri. Karena keselamtan berlalu lintas sangat penting untuk nyawa seseorang. Saya harap warga kabupaten kediri bisa tertib dan ikut serta menjaga ketertiban lalu lintas,” jelasnya
Jurnalis : Wildan Wahid Hasyim Editor : Nanang Priyo BasukiBagikan Berita :









