KEDIRI – Ribuan pelari dari berbagai penjuru dan lintas usia, mulai anak-anak hingga orang dewasa, tumpah ruah di jantung Kota Kediri, Minggu (14/9). Wajah-wajah penuh tawa berpadu dengan tubuh yang berlumur warna-warni tepung, menjadikan MAPAN Colour Run 7K Festival 2025 sebagai pesta rakyat penuh keceriaan.
Ajang ini digelar untuk memperingati Hari Jadi ke-1146 Kota Kediri sekaligus menyemarakkan Hari Olahraga Nasional 2025, dengan start dan finis di Balai Kota Kediri.
Sejak matahari menampakkan sinarnya, suasana kota sudah bergemuruh oleh sorak-sorai peserta. Mereka bukan hanya berlari, melainkan juga larut dalam hujan tepung warna-warni dan siraman air di sepanjang lintasan. Saat mencapai garis finis, para pelari disambut hiburan meriah di halaman Balai Kota, menambah euforia hari yang penuh semangat kebersamaan.
Wujudkan Kediri Ngangeni

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan bahwa Colour Run bukan sekadar olahraga, melainkan potret wajah Kediri yang dinamis dan penuh warna. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan visi Kediri Ngangeni, sebuah kota yang ramah, hidup, dan selalu dirindukan.
Antusiasme masyarakat terlihat dari hampir 3.000 peserta yang hadir, mulai dari warga lokal hingga pelari dari luar pulau. Tahun ini, rute lari diperpanjang menjadi 7 kilometer dari sebelumnya hanya 5 kilometer.
“Colour Run adalah simbol keberagaman. Warna-warna yang berhamburan di udara melambangkan kegembiraan dan kekompakan masyarakat. Tahun ini pesertanya sekitar 2.700 orang, mendekati 3.000. Harapan saya, tahun depan lebih semarak lagi,” tutur Vinanda.
Forkopimda Plus

Yang menarik perhatian peserta, terlihat turut sebagai pelari, jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kediri Raya, termasuk AKBP Bramastyo Priaji mantan Kapolres Kediri Kota kini menjabat Kapolres Kediri.
Selain itu, diantara ribuan peserta, tampak pula semangat kecil yang mencuri perhatian. Hiroki (6), bocah asal Malang, sukses mencapai garis finis meski sempat kelelahan di kilometer ketiga.
Menolak untuk digendong, ia memilih menyelesaikan lomba dengan ritme lari-jalan hingga akhirnya tiba di garis akhir.
“Sampai finish, tidak capek. Saya kelas TK B, asal Malang. Ini pertama kali ikut, berangkat sama ayah dan ibu,” ucapnya polos dengan wajah sumringah.
Lebih dari sekadar ajang olahraga, MAPAN Colour Run 7K 2025 menjelma menjadi pesta warna kebersamaan. Tawa, tepung yang beterbangan, dan langkah kaki penuh semangat mempertegas citra Kota Kediri sebagai kota yang ngangen-ngeni, selalu menghadirkan rindu bagi siapa pun yang singgah.









