foto : Anisa Fadila

Remaja Kediri Gaungkan Edukasi Kesehatan Lewat Lomba Vlog Kreatif

Bagikan Berita :

KEDIRI – Kreativitas remaja Kota Kediri menjadi motor penggerak kampanye hidup sehat. Melalui lomba vlog bertajuk “Remaja Putri Sehat, Calon Ibu Generasi Hebat”, mereka mengemas pesan tentang gizi seimbang, olahraga rutin, dan pola hidup sehat dengan gaya santai namun tetap mengena. Ajang ini digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Pokja IV TP PKK Kota Kediri pada Jumat (12/9) di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan lomba vlog bukan hanya ajang unjuk kreativitas, tetapi juga strategi efektif menyebarkan edukasi kesehatan di kalangan remaja. Menurutnya, pesan yang dikemas lewat video lebih mudah diterima oleh teman sebaya dibandingkan nasihat dari orang dewasa.

“Video yang kalian buat bisa menjadi sarana sosialisasi kepada teman sebaya agar peduli gizi, rajin berolahraga, dan menjalani pola hidup sehat,” ujar Vinanda.

Senada, Ketua TP PKK Kota Kediri, Ny. Faiqoh Azizah Muhammad, menekankan pentingnya pendekatan sebaya. Dengan bahasa dan gaya komunikasi khas remaja, pesan kesehatan menjadi lebih dekat, mudah dipahami, sekaligus memicu semangat berbagi informasi positif di kalangan anak muda.

“Salah satu pendekatan yang kami gunakan adalah sosialisasi sebaya. Harapannya, informasi yang disampaikan lebih mudah diterima, sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk berbagi hal positif,” katanya.

Plt. Kepala Diskominfo Kota Kediri, Ronny Yusianto, menambahkan fleksibilitas media vlog membuat pesan kesehatan lebih segar dan relevan. Format ini, menurutnya, bisa menyampaikan edukasi gizi dengan cara sederhana, luwes, dan mudah diingat.

“Vlog memungkinkan remaja menyampaikan pesan dengan santai, tetapi tetap kuat. Harapannya, remaja putri bisa lebih paham kondisi kesehatan keluarganya lalu menyebarkan informasi itu ke lingkungannya,” jelas Ronny.

Salah satu sorotan datang dari tim pemenang lomba asal Kelurahan Dermo. Mereka mengangkat isu stunting, pentingnya gizi seimbang, olahraga teratur, dan konsumsi tablet tambah darah seminggu sekali. Dengan sentuhan animasi dan gaya visual futuristik, tim ini berhasil mengemas pesan sesuai karakter Gen-Z.

“Kami menambahkan animasi dan gaya futuristik agar sesuai dengan karakter Gen-Z. Apa yang kami sampaikan sebagian besar sudah kami lakukan dalam keseharian, termasuk rutin olahraga dan minum tablet tambah darah,” ungkap salah satu anggota tim.

Ajang ini membuktikan bahwa peran remaja tak bisa dipandang sebelah mata. Dengan kreativitas dan pendekatan yang dekat dengan gaya hidup mereka, edukasi kesehatan bisa lebih mudah diterima dan memberi dampak nyata bagi generasi muda.

jurnalis : Anisa Fadila
Bagikan Berita :