KEDIRI – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengambil sumpah dan melantik pejabat struktural serta fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Kediri. Pelantikan yang berlangsung di Balai Kota Kediri, Kamis (8/1/2026), ini menjadi bagian dari langkah strategis penguatan organisasi dan peningkatan kinerja birokrasi guna menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional dan responsif.
Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali ini menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi, melainkan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan integritas, dedikasi, serta profesionalisme.
“Selamat kepada Bapak Ibu yang dilantik hari ini. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas,” ujarnya.
Mbak Wali menekankan bahwa dinamika birokrasi saat ini menuntut aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak lagi bekerja secara linier. Menurutnya, jabatan fungsional kini menjadi ujung tombak profesionalisme, sementara jabatan struktural berperan sebagai penggerak harmoni organisasi.
“Keduanya harus mampu berkolaborasi secara lincah dan saling melengkapi,” ungkapnya.
Memasuki tahun 2026, tantangan birokrasi dinilai semakin kompleks dan nyata. Oleh karena itu, Wali Kota termuda di Kediri tersebut menegaskan tiga prinsip utama yang harus menjadi pedoman kerja ASN. Pertama, integritas sebagai nilai yang tidak bisa ditawar, termasuk menjauhi segala bentuk korupsi, kolusi, dan nepotisme. Kedua, loyalitas terhadap regulasi serta komitmen dalam memberikan pelayanan publik terbaik. Ketiga, adaptabilitas, di mana ASN dituntut terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat, termasuk melalui kanal pengaduan yang telah disediakan.
“Saya mengingatkan agar seluruh tugas dijalankan sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku, menjaga etika profesi, serta mampu bekerja dan beradaptasi dengan cepat,” tegasnya.
Selain itu, Mbak Wali juga mendorong ASN untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas diri. Tingginya ekspektasi masyarakat, menurutnya, menuntut jajaran Pemerintah Kota Kediri untuk terus belajar, berinovasi, dan menghadirkan solusi yang relevan.
“Selamat bekerja. Segera lakukan strategi dan konsolidasi di lingkungan masing-masing. Saya menantikan karya nyata dari Bapak Ibu semua,” imbuhnya.
Sebagai informasi, dalam pelantikan tersebut sebanyak 27 pejabat struktural dan 16 pejabat fungsional resmi dilantik. Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Penjabat Sekretaris Daerah M. Ferry Djatmiko, para asisten, staf ahli, kepala OPD, direktur BUMD, camat, serta tamu undangan lainnya.
Bagikan Berita :








