KEDIRI – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Kota Kediri tahun ini dimeriahkan oleh kegiatan sepeda santai yang digagas Pondok Pesantren Wali Barokah. Sedikitnya 400 peserta dari berbagai komunitas pesepeda dan santri pondok pesantren sekitar ikut berpartisipasi dalam ajang yang sarat semangat kebersamaan ini.
Rute sepanjang 15 kilometer mengajak peserta menjelajahi sejumlah ikon kota, termasuk Jembatan Brawijaya. Suasana riang penuh sportivitas tampak sejak start hingga finis di lingkungan Ponpes Wali Barokah.
Ketua Ponpes Wali Barokah, Drs. H. Sunarto, M.Si., menegaskan bahwa olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi bagian dari upaya menjaga keseimbangan hidup.
“Bagi kami, olahraga itu kunci penting agar jiwa dan raga tetap sehat. Hidup sehat butuh usaha: olahraga rutin, pola makan terjaga, dan istirahat cukup,” ujarnya.
Ponpes Wali Barokah sendiri dikenal aktif menggelar kegiatan olahraga. Mulai dari badminton, bola voli, hingga sepak takraw, bahkan pernah menyabet juara umum di ajang Dandim Cup kategori dewasa. Sunarto menekankan, agenda seperti sepeda santai juga menjadi sarana memperkuat ikatan sosial.
“Harapan kami, kegiatan ini bukan hanya soal sehat, tapi juga mengokohkan rasa persatuan dan kebersamaan warga Kota Kediri,” tambahnya.
Apresiasi juga datang dari Asisten I Pemkot Kediri Bidang Pemerintahan dan Kesra, Mandung Sulaksono. Ia menyebut, program pesantren ini sejalan dengan visi pemerintah daerah.
“Momentum ini mengingatkan warga bahwa dengan hidup sehat, kita bisa lebih produktif. Sesuai gagasan Wali Kota, Kediri harus menuju kota yang maju dan sejahtera, dimulai dari masyarakat yang sehat,” tegasnya.
Bagi peserta, kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tapi juga hiburan. Seperti diungkapkan Samsul (64), pesepeda asal Wates, yang tampak antusias.
“Bersepeda bareng komunitas itu seru, bikin semangat. Selain menyalurkan hobi, jelas ada manfaat untuk kesehatan,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pondok pesantren tidak hanya fokus pada pendidikan agama. Melalui olahraga, Ponpes Wali Barokah menunjukkan kiprah nyata dalam membangun gaya hidup sehat, mempererat silaturahmi, dan menjaga harmoni masyarakat.









