KEDIRI – Aksi nekat sepasang kekasih yang membawa kabur sepeda motor milik pemilik warung kopi berakhir di tangan aparat kepolisian. Keduanya kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah diamankan jajaran Polsek Ngasem atas dugaan penggelapan kendaraan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (19/2) sekitar pukul 16.30 WIB di Warkop Bunda Ani, kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Saat itu, korban bernama Sutiani, warga Dusun Dadapan RT 017 RW 003 Desa Sumberejo, tengah menjalankan aktivitas berdagang seperti biasa.
Menurut keterangan korban, dua orang yang diketahui bernama Ahmad Dony Ardianto dan Diah Ayu Pruti Salsabila datang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Megapro warna merah. Keduanya memesan minuman dan membeli sebatang rokok sebelum akhirnya menjalankan aksinya.
Tak lama berselang, sekitar pukul 16.30 WIB, pelaku perempuan meminjam sepeda motor korban dengan alasan hendak pergi ke kamar mandi. Ia berdalih tidak bisa mengendarai motor jenis Megapro yang mereka gunakan sebelumnya.
Tanpa menaruh kecurigaan, korban menyerahkan kunci sepeda motor Yamaha Mio Soul warna putih tahun 2012 dengan nomor polisi AG 5006 FW miliknya. Namun setelah ditunggu beberapa waktu, pelaku perempuan tidak kunjung kembali.
Sementara itu, pelaku pria yang mengaku sebagai suami perempuan tersebut berpamitan menyusul dengan alasan hujan mulai turun. Alih-alih kembali, keduanya justru menghilang tanpa kabar, meninggalkan korban dalam kebingungan.
Merasa menjadi korban penipuan dan penggelapan, Sutiani segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngasem. Laporan itu langsung ditindaklanjuti oleh petugas.
Kapolsek Ngasem, Ipda Heri Priyadi, saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan kedua pelaku. Ia menyebutkan, pasangan tersebut diamankan di kediamannya yang berada di wilayah Kabupaten Nganjuk.
“Sudah diamankan, laki-laki dan perempuan. Statusnya sudah tersangka,” ujar Heri.
Kini, kedua pelaku harus menjalani proses hukum lebih lanjut atas dugaan tindak pidana penggelapan kendaraan bermotor. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya saat meminjamkan kendaraan, meskipun kepada orang yang terlihat meyakinkan.









