foto : Humas Polres Kediri Kota

Kompolnas Evaluasi Kinerja Polres Kediri Kota untuk Perkuat Profesionalisme dan Kepercayaan Publik

Bagikan Berita :

KEDIRI – Suasana Mapolres Kediri Kota, Jumat (24/10), terasa berbeda. Pagi itu, jajaran kepolisian menerima tamu penting dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang datang untuk melakukan monitoring dan evaluasi pascakerusuhan aksi unjuk rasa (Unras) pada 28–31 Agustus 2025 di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Kunjungan kerja tersebut dipimpin langsung oleh Anggota Kompolnas Mochammad Choirul Anam, S.H., didampingi tim dan perwakilan dari Itwasda Polda Jatim. Mereka disambut hangat oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., bersama para pejabat utama (PJU) dan kapolsek jajaran.

Rombongan disambut di Bale Sekartaji sebelum melanjutkan agenda utama di Rupatama Polres Kediri Kota. Acara dimulai dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kapolres dan perwakilan Kompolnas.

Dalam sambutannya, AKBP Anggi Saputra Ibrahim menegaskan bahwa kunjungan Kompolnas menjadi momen penting untuk memperkuat komitmen jajaran Polres Kediri Kota dalam meningkatkan profesionalisme dan kepercayaan publik.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kompolnas. Ini menjadi momentum bagi kami untuk terus berbenah, memperkuat komitmen mewujudkan Polri yang presisi, profesional, dan humanis,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, Polres Kediri Kota terbuka terhadap setiap masukan dan arahan demi memperbaiki pelayanan publik.

“Kami siap menerima saran dan pencerahan sebagai bahan introspeksi untuk meningkatkan kualitas kinerja dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” lanjutnya.

Sementara itu, Anggota Kompolnas Mochammad Choirul Anam dalam arahannya menyoroti pentingnya langkah-langkah pemulihan sosial dan psikologis masyarakat pascakerusuhan, sekaligus menegaskan perlunya Polri menjaga citra positif di mata publik.

“Kerusuhan di berbagai daerah, termasuk di Kediri, menjadi refleksi bersama bahwa pemulihan harus dilakukan secara menyeluruh—bukan hanya fisik, tapi juga moral dan sosial,” ujarnya.

Anam menekankan, membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap Polri adalah pekerjaan jangka panjang yang menuntut konsistensi dan empati.

“Masyarakat perlu merasakan manfaat nyata dari kehadiran Polri. Jika ada pelanggaran yang dilakukan masyarakat, berikan sanksi sosial yang bersifat edukatif. Gunakan kreativitas agar setiap tindakan Polri memberi dampak positif,” tambahnya.

Usai sesi sambutan dan paparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara Kompolnas dan jajaran Polres Kediri Kota. Diskusi ini menjadi ruang terbuka untuk membahas berbagai strategi peningkatan kinerja, penguatan komunikasi publik, hingga transparansi dalam penegakan hukum.

Kegiatan berjalan lancar dan penuh kehangatan. Kompolnas mengapresiasi langkah-langkah cepat yang telah dilakukan Polres Kediri Kota dalam menjaga situasi pascakerusuhan agar tetap kondusif.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih solid antara Kompolnas dan Polres Kediri Kota, terutama dalam hal peningkatan profesionalisme, akuntabilitas, dan transparansi pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.

Bagi masyarakat Kediri, kehadiran Kompolnas diharapkan menjadi penanda bahwa pengawasan terhadap kinerja kepolisian terus berjalan, dan Polri tidak pernah berhenti untuk memperbaiki diri serta mendekatkan pelayanan kepada rakyat.

Bagikan Berita :