KEDIRI – Bertempat di Makodim 0809 Kediri, Selasa (11/06), digelar sarasehan 110 tahun mengenang kelahiran pahlawan nasional dan sekaligus peresmian patung Mayjen. TNI Profesor Doktor Moestopo. Patung setinggi 3 meter lebih ini, berdiri megah di pojok utara sebelum pintu masuk gerbang Makodim. Hadir dalam acara ini, Forkopimda Kota dan Kabupaten Kediri
Sebagai narasumber, menghadirkan Rektor Universitas Moestopo, Prof. Dr. H. Paiman Raharjo, M.M., M.Si dan Mayjen. Purn Priyanto merupakan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Dalam sambutannya, Letkol Inf. Aris Setiawan selaku Dandim 0809 menyampaikan bahwa Mayor Jenderal Moestopo dilahirkan di Ngadiluwih.
“Beiau lahir pada tahun 1913 dan tercatat memiliki 18 gelar. Sosok menginspirasi pentingnya menjaga semangat, menjaga mimpi di tengah keterbatasan yang ada. Secara pribadi saya memberikan penghargaan dan terima kasih kepada Yayasan Profesor Doktor Moestopo sehingga bisa menerapkan perjuangan beliau,” ungkapnya.
Profesor Dr Bambang Saputra selaku ketua yayasan secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak mengenang jasa beliau. “Kegiatan ini bukti apresiasi kepada beliau ditetapkan sebagai pahlawan nasional tahun 2008. Nilai-nilai kepahlawanan Moestopo, termasuk putra terbaik Kediri semoga mampu mewujudkan wawasan kebangsaan dan pertahanan nasional bagi generasi muda Indonesia,” ungkapnya.
Jurnalis : Kintan Kinari Astuti Editor : Nanang Priyo BasukiBagikan Berita :









