KEDIRI – Semangat muda membara dari puluhan anggota Palang Merah Remaja (PMR) Kabupaten Kediri siap berkibar di ajang Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) ke-X Provinsi Jawa Timur 2025 yang digelar di Kabupaten Gresik.
Ketua Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito atau akrab disapa Mbak Cicha, menegaskan bahwa Jumbara bukan sekadar pertemuan. Ajang lima tahunan ini adalah wadah pembinaan karakter, sekaligus kawah candradimuka bagi lahirnya generasi relawan yang tangguh, disiplin, dan siap memimpin masa depan.
“Lewat kegiatan ini, kita berharap tumbuh relawan muda yang berjiwa besar, penuh kepedulian, dan siap mengabdi untuk kemanusiaan,” ujar istri Bupati Kediri itu dalam acara pelepasan kontingen di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Jumat (11/9).
Ia menegaskan, PMI memiliki peran penting dalam membantu pemerintah, khususnya dalam misi kemanusiaan. Karena itu, keberadaan PMR menjadi ujung tombak lahirnya generasi penerus yang tidak hanya peduli, tetapi juga siap beraksi saat dibutuhkan.
Dari sekitar 3.000 anggota PMR di Kabupaten Kediri, terpilihlah 37 kontingen terbaik: 12 anggota tingkat mula, 12 anggota tingkat madya, dan 13 anggota tingkat wira. Mereka telah melalui seleksi ketat dan menjalani pemusatan latihan selama lima hari sebelum akhirnya dipercaya membawa nama Kediri di panggung provinsi.
Mbak Cicha berpesan agar para kontingen senantiasa menjaga nama baik PMI dan Kabupaten Kediri. Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung sportivitas, semangat persaudaraan, dan kerja sama di setiap tantangan yang dihadapi.
“Tahun 2010, PMI Kabupaten Kediri pernah meraih juara umum di Jumbara. Semoga tahun ini, kejayaan itu bisa kita rebut kembali,” tuturnya penuh optimisme.
Dengan doa dan harapan besar, kontingen PMR Kediri berangkat membawa semangat merah putih, mengemban misi kemanusiaan, dan menyalakan api perjuangan di Jumbara ke-X Jawa Timur.
Bagikan Berita :








