foto : istimewa

Jembatan Semampir Kediri Ditutup Mulai 15 September, Perbaikan Diperkirakan 2 Bulan

KEDIRI – Jembatan Semampir di Kota Kediri kembali ditutup untuk perbaikan setelah dilakukan survei bersama tim gabungan, Kamis (29/8). Penutupan yang dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) ini diperkirakan berlangsung selama dua bulan, mulai 15 September hingga 12 November 2025.

Penutupan jembatan tersebut berdampak langsung pada arus lalu lintas, terutama kendaraan besar seperti bus antar kota dalam provinsi (AKDP).

Kabid Manajemen Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Kediri, Yoga Eka Putra, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan tetap menggunakan rambu-rambu alternatif seperti pada penutupan sebelumnya. “Namun pemasangan rambu masih menunggu koordinasi dengan tim BBPJN,” jelasnya.

Dari sisi kepolisian, Satlantas Polres Kediri Kota menyiapkan pola pengalihan arus yang sedikit berbeda dibanding penutupan sebelumnya. IPTU Murnianto, Kanit Turjagwali Satlantas Polres Kediri Kota, menegaskan khusus untuk bus akan ada perubahan rute.

“Kalau dulu, bus dari Tulungagung maupun Surabaya wajib masuk Terminal Tamanan. Kali ini berbeda, bus dari Surabaya tidak wajib masuk terminal. Dari Alun-alun bisa langsung mengarah ke Tulungagung tanpa memutar ke terminal,” terangnya.

Adapun penutupan jembatan dilakukan karena kondisi jalan di atasnya sudah bergelombang. Perbaikan akan meliputi pengerukan bagian jembatan dari sisi timur ke barat, pemeriksaan struktur beton, serta pengaspalan ulang sebelum kembali dibuka untuk umum.

Dengan adanya penutupan ini, pengguna jalan diimbau untuk memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan mematuhi jalur alternatif yang sudah disiapkan.

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan