CEO Inter Kediri sekaligus Ketua PSSI Askot Kediri, Tomi Ari Wibowo (Sigit Cahya Setyawan)

Inter Kediri Songsong Liga 4 dengan Semangat Bina Darah Muda

Bagikan Berita :

KEDIRI – Langit sepak bola Kediri kembali bergelora. Klub kebanggaan warga kota tahu, Inter Kediri, tengah menyiapkan langkah baru untuk menapaki musim 2025/2026 Liga 4 Jawa Timur. Tak lagi sekadar berburu promosi, Laskar Inter kini menapaki jalan panjang pembinaan — membangun kekuatan dari akar rumput, dari para pemain muda yang haus pembuktian.

CEO Inter Kediri sekaligus Ketua PSSI Askot Kediri, Tomi Ari Wibowo, menegaskan arah baru klub ini. Ia mengumumkan bahwa seleksi pemain akan dimulai 1 November mendatang, melibatkan skuad muda U-17 yang sebelumnya disiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027.

“Alhamdulillah, Inter Kediri sudah mulai bersiap. Tim U-17 yang kami bentuk untuk Porprov 2027 akan kami turunkan di Liga 4. Dalam uji coba melawan Kediri United di Lapangan Bagor, anak-anak bermain luar biasa dan menang 4–1,” ujar Tomi penuh optimisme.

Meski mengedepankan pembinaan, Inter Kediri tak menutup mata terhadap kebutuhan pengalaman. Klub ini tetap menyiapkan tujuh pemain senior untuk menjadi tulang punggung dan mentor bagi generasi muda. Tomi mengakui bahwa pihaknya sedang menjalin komunikasi dengan sejumlah mantan pemain Persik Kediri yang punya rekam jejak gemilang di lapangan hijau.

Sementara itu, posisi pelatih kepala masih dalam tahap pembahasan internal. Beberapa nama lokal disebut-sebut masuk radar, di antaranya DS, AF, dan RD, semuanya berasal dari Kediri. “Minimal lisensi B, tapi yang lebih penting adalah memahami karakter sepak bola Kediri dan punya pengalaman bertarung di Liga 4,” jelas Tomi.

Menariknya, Inter Kediri belum berencana menjadi tuan rumah pada kompetisi musim ini, yang dijadwalkan mulai bergulir 7 Desember 2025. Fokus utama mereka sederhana namun visioner — membangun fondasi kuat dari para pemain muda sebelum melangkah ke tahap berikutnya.

“Tahun ini kita uji nyali dengan para pemain junior. Setelah fondasi terbentuk, baru tahun depan kita padukan dengan pemain senior berkualitas untuk menargetkan promosi ke Liga 3,” imbuhnya.

Namun semangat pembinaan tidak berhenti di sana. Di bawah payung PSSI Askot Kediri, berbagai program usia dini juga terus dijalankan. Bahkan, tengah dipersiapkan pula tim sepak bola putri yang akan mewakili Kediri di ajang Porprov 2027 di Surabaya.

“Liga usia dini sudah berjalan. Awal tahun depan kami akan fokus membentuk tim putri agar Kediri bisa tampil dan berprestasi di Porprov nanti,” tutur Tomi menutup perbincangan.

Dengan arah pembangunan yang jelas dan visi jangka panjang yang terukur, Inter Kediri bukan sekadar klub sepak bola — melainkan laboratorium mimpi bagi talenta muda Kediri. Di tangan mereka, masa depan sepak bola kota ini tengah ditempa, dengan semangat, kerja keras, dan cinta pada permainan indah yang tak pernah mati.

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan
Kami atas nama PT. Kediri Panjalu Jayati menyampaikan terkait Penggunaan Ulang Karya Jurnalistik Tanpa Izin, UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Kami mengingatkan bahwa setiap konten berita yang diterbitkan oleh kediritangguh.co merupakan karya cipta yang dilindungi undang-undang. Oleh karena itu, setiap bentuk penggandaan, pengutipan penuh, maupun publikasi ulang tanpa izin melanggar hukum dan dapat dikenai sanksi pidana.
Bagikan Berita :