KEDIRI – Sebagai bentuk perhatian khusus, Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional. Berlangsung cukup meriah dihadiri perwakilan warga berkebutuhan khusus, bertempat di Pendopo Panjalu Jayati, Selasa (05/12).
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana hadir bersama istri, Eriani Annisa akrab disapa Mbak Cicha, berjanji akan melakukan perbaikan untuk layanan inklusi. Saat disela-sela memberikan sambutan, Mas Dhito sapaan akrab orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini kemudian mendekati Umi Salamah, selaku Ketua Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Kediri (PDKK)
Dia pun minta dikritik terkait roda pemerintahan kini berjalan dan serta harapan disabilitas untuk Pemerintah Kabupaten Kediri. Umi Salamah meminta dilakukan perbaikan pada pembangunan agar penyandang disabilitas dapat mengakses semua pelayanan.
“Semoga pembangunan inklusi ini, juga merambah ke semua desa dan pelosok. Mulai dari pendidikan, kesehatan, agama dan wisata,” ungkapnya.
Mas Dhito : Kritik adalah Vitamin

Mendapatkan kritikan, bagi Mas Dhito justru merupakan vitamin, tanpa berpikir panjang langsung diperintahkan kritik ini dicatat dan langsung ditindaklanjuti.
“Baik tolong dicatat, minimal nanti rehab Masjid Agung Pare bisa ramah disabilitas,” ungkapnya.
Mas Bup bahkan tertarik dengan wisata inklusi yang disampaikan Umi. Pihaknya berjanji akan mengajak teman-teman disabilitas untuk pergi wisata ke Kabupaten Kediri dan berdiskusi apa yang perlu diperbaiki agar ramah Disabilitas.
Program Wisata Inklusi

“Selain itu saya juga akan cek stadion agar juga ramah Disabilitas,” tambahnya.
Sebelum menutup rangkaian acara, secara khusus, Mas Dhito dan Mbak Cicha menyampaikan sejumlah bantuan terhadap penyandang disabilitas yang memiliki usaha. Diantaranya diperuntukan Siti yang memiliki usaha rajut dan Yayan memiliki usaha sablon.
Jurnalis : Kintan Kinari Astuti Editor : Nanang Priyo BasukiBagikan Berita :









