KEDIRI – Jelang digelarnya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak di Kabupaten Kediri, sejumlah gambar calon pada 57 desa mulai terpasang. Proses pendewasaan berpolitik, akan diuji dimana tetap menjaga persatuan dan saling menghormati hak serta pilihan pemilik suara.
Secara khusus, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri, Drs. Lutfi Mahmudiono menginggatkan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Diektahui bersama, bahwa saat ini warga terkonfirmasi Covid-19 terindikasi mulai bertambah.
“Himbauan kami memohon agar pelaksanaan Pilkades di 7 Desember nanti berjalan aman lancar. kemudian masyarakat memiliki hak pilih unutk berduyun-duyun datang ke TPS saat hari H pencoblosan. Namun perlu diketahui, harus menerapkan protokol kesehatan. Sehingga dalam pelaksanaannya akan dibagi beberapa TPS dan ini sesuai arahan Kementerian, maksium 500 pemilih di setiap TPS,” jelas Kakak Lufti, sapaan akrabnya.
Kakak Lutfi : Pilih Pemimpin Desa Berkapasitas

Lalu pesan berikutnya, meminta masyarakat untuk cerdas dan tidak terjebak dalam politik uang. “Saya mohon cerdas dalam memilih terhadap calon kepala desa akan diberi amanah untuk memimpin desa. Kepala desa terpilih harus bisa bisa menjadikan desa lebih baik. Merupakan sosok pemimpin yang berkapasitas, bisa mengayomi dan melayani masyarakat di desa tersebut,” jelas Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Kediri.
Adapun 57 desa menggelar Pilkades serentak itu tersebar di 13 kecamatan. Masing-masing, Kecamatan Wates sebanyak 13 desa, Kecamatan Ngancar sebanyak 8 desa, Kecamatan Puncu sebanyak 5 desa. Kecamatan Kepung sebanyak 6 desa, Plosoklaten sebanyak 11 desa, Kecamatan Pagu, Papar, Kayen Kidul, Ngasem, Purwoasri, dan Mojo masing-masing 2 desa. Kecamatan Ngadiluwih dan Gampengrejo masing-masing satu desa.
Sisi lain perlu diperhatikan kehadiran petugas keamanan dan pihak panitia pelaksana yang aktif saat di lapangan. “Karena masyarakat akan memilih di banyak TPS, sisi keamanan dan panitia pilkades agar lebih komperhensif. Saat proses pemungutan harus dijaga ketat, demikian juga saat penghitungan akhir atau rekapitulasi akan dihitung di TPS 1. Saat pemindahan kotak suara harus dijaga dengan ketat,” ungkapnya.
Lalu pesan terakhir disampaikan kepada semua calon kepala desa, agar tetap menjaga guyub rukun di lingkungan masing-masing. “Kami mengharapkan kepada para calon kepala desa untuk siap menang dan siap kalah. Artinya kalau menang nanti tidak terlalu euforia. Kemudian bagi calon yang kalah, harus bisa menerima kekalahannya dengan sportif,” harapnya.
Editor : Nanang Priyo BasukiBagikan Berita :









