foto : Rohmat Irvan Afandi

Dinamika Konfercab PMII Kediri: Akhiri Kepengurusan, Siapkan Regenerasi

Bagikan Berita :

KEDIRI — Perjalanan kepengurusan PC PMII Kediri periode 2024–2025 resmi berakhir dengan digelarnya Konferensi Cabang (Konfercab) pada Senin malam, 19 Mei 2025, pukul 19.30 WIB di SDI Ulumiyah Al-Ma’ruf, Pare. Kegiatan ini dihadiri Ro’aitu Nafif Laha, Anggota DPRD Propinsi Jawa Timur, sosok perempuan tidak asing dikalangan PMII dan Fatayat di Kabupaten Kediri.

Konfercab yang merupakan forum tertinggi dalam struktur organisasi ini menjadi momentum penting untuk melepas pengurus lama sekaligus mempersiapkan tongkat estafet kepemimpinan ke generasi selanjutnya.

Rangkaian acara awalnya direncanakan berlangsung selama tiga hari penuh di lokasi tersebut. Namun, karena sejumlah pengurus komisariat dan rayon tengah menghadapi Ujian Tengah Semester (UTS), pelaksanaan di hari kedua dan ketiga dialihkan ke Graha PMII di Kota Kediri.

“Awalnya kami rencanakan tiga hari penuh di Pare, tapi karena banyak yang sedang UTS, akhirnya dua hari terakhir kami pindahkan ke Graha PMII di kota,” terang Novika Istyana, Ketua Umum PC PMII Kediri periode 2024–2025.

Acara Konfercab dibuka secara seremonial, dilanjutkan dengan lima sesi pleno penting: pembahasan tata tertib, sidang komisi, laporan pertanggungjawaban pengurus, pendemisioneran, serta pemilihan ketua umum baru.

“Hari ini menjadi penutup perjalanan satu periode. Mulai dari pembukaan hingga pleno-pleno penting, semuanya menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan,” jelas Novika.

Namun, dinamika Konfercab tahun ini cukup menarik. Hingga pleno ketiga, belum ada kader yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua umum. Menurut Dwita Nurulita, anggota Badan Pekerja Konfercab (BPK), berbagai upaya sosialisasi telah dilakukan secara maksimal, baik secara langsung maupun tidak langsung, namun belum membuahkan hasil.

“Kami sudah melakukan berbagai bentuk pendekatan dan sosialisasi, tapi sampai saat ini belum ada pendaftar,” ungkap Dwita.

Jika kondisi ini terus berlanjut hingga sidang pleno terakhir, BPK bersama Badan Pengurus Harian (BPH) akan melakukan musyawarah untuk menentukan langkah lanjutan terkait proses pemilihan.

Menjelang akhir masa jabatannya, Novika menyampaikan harapan besar untuk pengurus yang akan datang. Ia berharap semangat perjuangan yang telah dirajut selama satu periode dapat terus dijaga, sekaligus dibarengi dengan semangat baru untuk berinovasi dan berkolaborasi lebih luas.

“Semoga teman-teman yang melanjutkan estafet ini bisa merawat capaian yang sudah dibangun, dan membawa gebrakan-gebrakan baru ke depan,” tutupnya.

jurnalis : Rohmat Irvan Afandi
Bagikan Berita :