Para pengurus Pengajian Jamaah Putri Langgar Kulon (istimewa)

Diberi Kabar Bahagia, Pengajian Perdana Bersama Gus Lik di Desa Blimbing Gurah

Bagikan Berita :

KEDIRI – Kabar bahagia disampaikan pengurus Pengajian Jamaah Putri Langgar Kulon seiring akan digelar kembali siraman rohani bersama sosok ulama kharismatik, KH. Moch Douglas Toha Yahya akrab disapa Gus Lik. Rencana bakal digelar Halal bi Halal pada, Sabtu malam Minggu, 14 Mei 2022 bertempat di Desa Blimbing Kecamatan Gurah.

Seiring dengan pengukuhan pengurus baru Jamaah Putri Langgar Kulon, pada Kamis (12/05). Merupakan kelompok para perempuan tangguh, selama ini rutin menggelar acara pengajian bersama Gus Lik. Disampaikan Nunuk Hidayat selaku Ketua Pengajian Putri Langgar Kulon menyampaikan, pengajian tersebut dilaksanalkan setelah dua tahun lamanya berhenti akibat Covid-19.

“Kami bersama Muspika Kecamatan Gurah, Pemerintah Desa Blimbing Gurah dan keluarga besar jamaah akan menggelar pengajian pada 14 Mei 2022 bersama Gus Lik. Selain pengajian, acara ini juga sebagai pembukaan kegiatan arisan rutin para jamaah. Dimana bagi yang beruntung atau motel, akan menjadi tuan rumah pengajian,” ungkap Nunuk Hidayat.

Amanah Gus Lik, Jamaah Vaksin Booster

Para pengurus Pengajian Jamaah Putri Langgar Kulon saat technical meeting (Kintan Kinari Astuti)

Pun demikian, ketua pengajian ini tetap menjalankan amanah disampaikan Gus Lik, bahwa sebelum acara dimulai seluruh jamaah telah mendapatkan Vaksin Booster. “Kami tanggal 3 Juni bekerja sama dengan Polres Kediri Kota membuka gerai vaksin di Langgar Kulon. Bagi masyarakat umum dan jamaah pengajian yang belum melakukan vaksin,” imbuhnya.

Ditegaskan Lina Safitri sosok perempuan selama ini dikenal aktif dalam seluruh kegiatan Gus Lik dan duduk sebagai Sekretaris Pengajian Putri Langgar Kulon. “Bahwa ini merupakan bentuk kerinduan atas siraman rohani. Bahwa Covid telah menghancurkan seluruh sendi kehidupan manusia terutama dari sisi ekonomi. Belum lagi dengan sejumlah pemberitaan yang membuat kita semua miris. Makanya diniati menguatkan iman dan meningkatkan kesehatan mental, maka pengajian ini dibuka namun tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu wajib vaksin booster,” jelasnya.

Jurnalis : Kintan Kinari Astuti
Editor : Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :