Daftar OPD di Pemkot Kediri Mendapat Penghargaan Indeks Kepuasan Masyarakat Terbaik

Bagikan Berita :

KEDIRI – Acara tahunan berupa Inovasi dan Teknologi (Inotek) Expo 2024 kembali digelar di Kediri Town Square (Ketos), Sabtu (30/11) berlangsung dua hari. Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi, menyampaikan. Bahwa Inotek tahun ini menghadirkan rangkaian acara yang mendukung terciptanya Kota Kediri sebagai Kota Layak Anak (KLA). Dengan dikukuhkan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI).

“Selain pengukuhan APSAI, kami juga memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba Inotek, mengadakan pameran inovasi, workshop, serta kompetisi foto dan video yang melibatkan pelajar untuk mempromosikan teknologi ramah anak. Ada juga penampilan Kediri Youth Voice untuk mendorong kreativitas anak muda dalam kesenian,” ungkap Chevy.

Ia berharap acara ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berinovasi dan memberikan dampak positif, terutama bagi anak-anak Kota Kediri.

Pengukuhan Pengurus APSAI

Pengukuhan pengurus APSAI (Sigit Cahya Setyawan)

Membuka acara Inotek, PJ Wali Kota Kediri, Dr. Ir. Zanariah, M.Si., memberikan apresiasi kepada semua pihak terlibat dalam penyelenggaraan. Menurutnya, Inotek membuktikan potensi besar anak muda Kediri dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat.

“Setiap tahun, kualitas inovasi yang dihasilkan semakin baik. Saya berharap inovasi anak muda ini terus ditingkatkan dan dilindungi dengan HAKI (Hak Kekayaan Intelektual), agar hasil penelitian mereka tidak diambil oleh pihak lain,” tegas Zanariah.

Ia juga mengingatkan pentingnya keberlanjutan program ini. “Walaupun masa jabatan saya selesai Februari nanti, saya berharap kegiatan ini terus berlanjut. Ada komitmen dari kepala daerah terpilih dan DPRD untuk mendukung inovasi demi kemajuan Kota Kediri,” tambahnya.

Beberapa inovasi teknologi yang dipamerkan seperti aplikasi melacak keberadaan bus satria, alat pembasmi hama, mie dan tanpa gluten, hingga alat penangkap tikus yang terintegrasi dengan aplikasi dipamerkan.

Dalam acara ini juga diberikan penghargaan kepada OPD dengan inovasi pelayanan terbaik menurut Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Zanariah berpesan agar OPD dapat terus mempertahankan prestasi dan dapat dijadikan contoh bagi OPD lain.

Berikut daftar OPD yang menerima penghargaan.

A. OPD bidang pelayanan dengan nilai IKM tertinggi:
1). Kecamatan Kota
2). Puskesmas Mrican
3). Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

B. OPD non Pelayanan dengan IKM tertinggi
1). Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
2). Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
3). BPKSDM

C. Kelurahan dengan tingkat IKM tertinggi tiap kecamatan
1). Kelurahan Bandar Kidul (Mojoroto)
2). Kelurahan Betet (Pesantren)
3). Kelurahan Dandangan (Kota)

D. OPD dengan nilai kontribusi tingkat kematangan inovasi perangkat daerah tertinggi dalam indeks inovasi daerah
1). Puskesmas Pesantren II
2). Puskesmas Kota wilayah utara
3). Puskesmas Balowerti

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan
editor : Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :