KEDIRI – Bukan hanya perhatian, namun barang berharga pun bakal diberikan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana sebagai bentuk kecintaannya terhadap anak-anak. Buktinya disela-sela acara Jumat Ngopi, Jumat (28/01), topi resmi kepala daerah yang sehari-hari dikenakan saat berdinas. Diberikan kepada Hengki Kelfin Nur Rasyid, siswa kelas 1 SD Islamic International School PSM Kediri datang bersama Yuanita, ibunya.
“Saya doakan besuk bisa menjadi bupati,” ucap Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri. Tanpa diduga, saat acara hampir selesai, Mas Dhito sempat memanggil bocah berpakaian pramuka ini untuk maju ke depan. Namun dia terlihat malu-malu malah menutupi wajahnya dengan peci hitam yang sebelumnya dikenakan. Begitu acara selesai, Mas Dhito bergegas mendatangi Hengki duduk di bagian belakang.
Topi hitam bertuliskan Dhito Pramana lalu diserahkan dan diterima ibu bocah SD itu. Tentu saja, undangan yang hadir begitu juga para pejabat teras Pemerintah Kabupaten Kediri sempat terkesima. Bukan hanya memberikan topi merupakan salah satu simbol kepala daerah, Bupati juga mendoakan semoga Hengki bisa menjadi pemimpin.
Yuanita, ibu dari Hengky merupakan perangkat Desa Parang Kecamatan Banyakan juga mengaku tidak percaya atas pemberian ini. Terlihat kedua matanya berkaca-kaca saat menerima pemberian yang tanpa disangka. “Ini bukan sembarangan topi, ini topi resmi Bupati dan tentu saja saya sangat senang dan bangga. Tentunya, tidak semua orang bisa dikasih. Semoga anak saya bisa menjadi pemimpin yang baik nanti kalau sudah dewasa,” ucapnya.
Sebelum beranjak, Mas Dhito berpesan agar topi ini disimpan saja dengan baik. Hengki yang awalnya malu, kemudian mengganti peci hitamnya dengan topi pemberian Mas Dhito. Bahkan dia kemudian mengajak ibunya untuk foto bersama Mas Dhito setelah acara selesai.









