KEDIRI — Menjelang pergantian tahun, denyut aktivitas masyarakat kian terasa, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga. Di tengah meningkatnya geliat belanja tersebut, Kejaksaan Negeri Kota Kediri mengajak masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak. Ajakan itu diwujudkan melalui Operasi Pasar Murah (OPM) yang digelar di halaman Kejari Kota Kediri, Jumat (19/12), sebagai langkah nyata menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Melalui intervensi pasar ini, pemerintah berupaya meredam potensi lonjakan harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Kehadiran negara di tengah meningkatnya kebutuhan pokok dinilai menjadi penopang penting agar warga tetap merasa aman dan terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menilai Operasi Pasar Murah memiliki peran strategis dalam menjaga denyut perekonomian masyarakat. Menurutnya, pemerintah perlu hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya saat permintaan bahan pokok meningkat seiring momentum hari besar keagamaan.
“Kegiatan ini bertujuan memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau dan kualitas yang tetap terjaga,” ujar Wali Kota Kediri yang akrab disapa Mbak Wali.
Dalam pelaksanaan Operasi Pasar Murah tersebut, berbagai kebutuhan pokok disediakan bagi masyarakat. Mulai dari beras, minyak goreng, telur, hingga aneka sayur-mayur, semuanya dihadirkan untuk membantu menekan pengeluaran rumah tangga menjelang akhir tahun.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Dr. Raden Roro Theresia Tri Widorini, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kelancaran distribusi bahan pokok selama periode Nataru. Menurutnya, Operasi Pasar Murah bukan hanya bentuk bantuan langsung, tetapi juga instrumen pengendalian arus barang di pasaran.
“Kami mengimbau masyarakat agar berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan, sehingga tidak memicu kelangkaan maupun kenaikan harga di pasar,” tegasnya.
Dari sisi pengendalian harga, pemerintah daerah memastikan kondisi pasar menjelang Nataru masih berada dalam kondisi yang relatif stabil. Pemantauan harga dan ketersediaan pasokan terus dilakukan secara berkala melalui pengawasan lintas instansi.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri, M. Ridwan, menyampaikan bahwa pergerakan harga bahan pokok hingga saat ini masih dalam batas aman.
“Menjelang Natal dan Tahun Baru, harga relatif stabil, bahkan beberapa komoditas masih berada di bawah harga eceran tertinggi. Memang sebelumnya ada kenaikan pada komoditas tertentu seperti cabai dan telur, namun melalui Operasi Pasar Murah ini kami berharap harga kembali terkendali,” jelasnya.
Melalui Operasi Pasar Murah, pemerintah berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan lebih tenang. Stabilitas harga dan ketersediaan pasokan ditargetkan tetap terjaga hingga akhir tahun sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi di Kota Kediri.









