foto : Neha Hasna Maknuna

Baca Buku Bersama Mbak Wali di CFD Jalan Dhoho Kediri

KEDIRI – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pemerintah Kota Kediri menggelar acara ‘Membaca Buku Bersama Mbak Wali‘. Acara ini juga sekaligus meresmikan program Perlindungan dan Penyelamatan Arsip Keluarga (Duta Siaga), digelar Minggu (25/05). Bertempat di Lokasi Car Free Day (CFD), Jalan Dhoho Kota Kediri.

Kegiatan merupakan rangkaian memperingati Hari Buku Nasional dan Hari Kearsipan Nasional 2025. Hadir dalam acara ini, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati didampingi Kepala Dinas Pendidikan, HM Anang Kurniawan dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Arief Cholisudin Yuswanto.

Dalam sambutannya, Mbak Wali sapaan akrabnya, menekankan pentingnya budaya membaca bagi warga Kediri.

“Kita harus belajar dan membaca. Dengan membaca, kita akan terus berkembang dan memiliki pencapaian. Budaya literasi ini harus benar-benar meluas di Kota Kediri dan sekitarnya,” ucap Mbak Wali.

Duta Siaga

foto : Neha Hasna Maknuna

Pada kesempatan tersebut, Mbak Wali juga menyaksikan langsung antusiasme puluhan anak-anak tergabung dalam Komunitas Buku Kediri, membaca sejumlah buku demi menambah ilmu pengetahuan.

Komunitas ini didirikan setahun lalu dan telah menggelar sejumlah acara, dengan tujuan untuk merawat semangat membaca yang inklusif dan menyenangkan di Kota Kediri. Disampaikan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri, Eko Lukmono Hadi.

Bahwa tingkat kegemaran membaca warga Kota Kediri menduduki peringkat 2 tingkat propinsi dan peringkat 3 secara nasional setelah Palangkaraya dan Surabaya.

“Antusiasme membaca masyarakat Kediri luar biasa, bukan hanya di gadget, tapi juga secara fisik. Kegiatan membaca bersama Mbak Wali ini adalah bagian dari rangkaian peringatan nasional dan menunjukkan komitmen kami untuk memperkuat budaya literasi di Kediri,” jelas Eko Lukmono dikonfirmasi disela acara..

Eko menambahkan, bahwa layanan restorasi arsip kini dapat diakses di Dinas Arsip dan Perpustakaan pada setiap hari kerja, serta saat digelar layanan perpustakaan keliling agar lebih menjangkau masyarakat luas.

Dengan gerakan literasi dan kesadaran arsip ini, Kota Kediri berharap dapat terus meningkatkan budaya membaca dan pengelolaan arsip yang baik di kalangan warganya.

jurnalis : Neha Hasna Maknuna