KEDIRI – Memasuki musim penghujan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kota Kediri, melakukan pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan di wilayah Kelurahan Kaliombo. Tepatnya di sekitar area RT. 01 RW. 05.
Hal ini disampaikan Endang Kartikasari, Kepala Dinas PUPR melalui Suryandani, selaku koordinator lapangan. Ditemui saat pengerjaan pengerukan dilakukan Selasa kemarin.
“Kita lakukan normalisasi untuk mengantisipasi banjir di Perumahan Bumi Asri dan sekitarnya. Kita mulai pengerukan Selasa lalu dan sekarang sudah sejauh 500 meter. Nanti pengerukan nya sekitar 700-1.000 meter. Rencananya lebih dari itu tapi terkendala askes alat berat,” ujarnya.
Suryandani menyampaikan beberapa faktor penyebab banjir di sekitar lokasi. Salah satunya sampah rumah tangga menjadi penyebab utama banjir.
“Penyebab nya sampah dan sendimen sungai agak tinggi. Volume air juga tinggi ditambah resapan air berkurang akhirnya mengalir ke sungai. Penyebab utamanya sampah plastik dan gombal (pakaian bekas, Red). Keduanya tidak bisa terurai larut di dalam tanah membuat sendimen naik hingga terjadi pendangkalan. Oleh karena nya masyarakat diharapkan tidak membuang sampah di sungai,” jelasnya.
Sementara itu Eko Jayadi, Ketua RT. 01 RW. 05 Kelurahan Kaliombo membenarkan, jika wilayahnya menjadi langganan banjir. Banjir yang terjadi juga sudah terjadi sebelum terjadi pendangkalan sungai.
“Setiap musim hujan banjir. Sudah dari dulu bahkan dulu sungainya sedalam 1 meter lebih biasa buat mancing ikan juga banjir tapi cepat surut. Kalau banjir meluber hingga masuk rumah warga. Air menggenang setinggi betis orang dewasa. Program dari pemerintah ini bagus karena bisa mengurangi banjir,” ungkapnya.
Jurnalis : Sigit Cahya Setyawan Editor : Nanang Priyo BasukiBagikan Berita :









