foto : Riza Husna Silfiyya

Aksi Damai Bela Palestina, Komunitas Islam Kediri Raya Suarakan Kemanusiaan

Bagikan Berita :

KEDIRIRatusan masyarakat dari berbagai komunitas Islam di Kediri Raya, termasuk Persatuan Umat Islam (PUI), turun ke jalan dalam sebuah aksi damai bertajuk Bela Palestina, Peduli Kemanusiaan”, yang digelar pada Sabtu (17/05). Aksi ini menjadi bentuk nyata solidaritas dan kepedulian terhadap penderitaan rakyat Palestina akibat agresi militer yang terus berlangsung oleh Zionis Israel.

Diselenggarakan oleh Pergerakan Umat Islam (PUI) Kediri Raya, aksi damai ini menyatukan berbagai elemen masyarakat, termasuk dari wilayah sekitar seperti Nganjuk dan Tulungagung. Mereka datang membawa bendera Palestina, poster seruan damai, dan semangat kebersamaan dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.

Menurut Kidirjo, selaku koordinator lapangan, aksi ini bukan hanya simbol solidaritas, tetapi juga ajakan untuk membuka mata dan hati terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi di Gaza dan wilayah Palestina lainnya.

Tujuan utama kami adalah membela nilai kemanusiaan. Kami tak sanggup melihat rakyat Palestina terus dibantai. Aksi ini sekaligus penggalangan dana kemanusiaan, yang nantinya akan kami salurkan melalui BMH. Mereka kami percaya sebagai lembaga yang menyalurkan bantuan langsung ke Palestina,” jelas Kidirjo.

Tak hanya orang dewasa, banyak peserta dari kalangan keluarga, santri, hingga anak-anak yang turut ambil bagian. Salah satunya adalah Ustadzah Mela Meinarin dari Rumah Tahfidz Gemilang Raissa, yang membawa serta santri dan wali murid sebagai bagian dari pembelajaran langsung tentang empati dan solidaritas.

Kami ingin anak-anak tahu bahwa ada saudara mereka di Gaza yang hidup dalam penderitaan. Ini cara kami menanamkan rasa kepedulian sejak dini, termasuk mengenalkan mereka pada gerakan boikot terhadap produk yang mendukung penjajahan,” jelas Ustadzah Mela.

Senada, Kak Emil dari Aisyiyah Cabang Plosoklaten menyampaikan bahwa aksi ini menjadi wadah bagi masyarakat yang tidak bisa terjun langsung ke Palestina, namun tetap ingin menunjukkan dukungan secara moral dan material.

Kita tidak bisa berada di sana, tapi kita bisa bersuara di sini. Kita hidup aman, makan tenang, sedangkan mereka di Palestina hidup di bawah ancaman rudal. Ini bentuk solidaritas kita—dengan suara, aksi damai, dan donasi,” tegas Kak Emil.

Aksi ini juga menjadi momen silaturahmi antar ormas dan komunitas Islam seperti Muhammadiyah, Hidayatullah, dan PUI. Semua hadir dengan satu misi, memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan menyerukan pentingnya kepedulian bersama terhadap isu global yang menyangkut nilai kemanusiaan universal.

Menjelang akhir kegiatan, panitia mengumumkan bahwa seluruh dana yang terkumpul akan diserahkan ke Baitul Maal Hidayatullah (BMH) untuk selanjutnya dikirimkan ke Palestina. Mereka juga mengajak masyarakat untuk terus terlibat dalam aksi kebaikan—baik melalui donasi, edukasi, atau penyebaran informasi.

Sekecil apa pun bantuan yang kita berikan, itu sangat berarti bagi mereka. Kami hanya berharap, semoga Palestina segera merdeka dan rakyatnya bisa kembali hidup dalam damai,” tutup Kak Emil dengan haru.

Jurnalis: Riza Husna Silfiyya
Bagikan Berita :