foto : Prokopim Kota Kediri

Wali Kota Kediri Resmikan Masjid Jami’ Abi Sa’roni, Siap Jadi Pusat Spiritual dan Sosial Kampus

Bagikan Berita :

KEDIRI — Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, meresmikan Masjid Jami’ Abi Sa’roni pada Sabtu (14/02/2026). Masjid yang berdiri megah di sebelah utara Ma’had Al Jamiah UIN Syekh Wasil Kediri ini diharapkan menjadi pusat ibadah sekaligus ruang pembinaan spiritual bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali tersebut menyampaikan ucapan selamat atas berdirinya masjid dengan kapasitas hingga 500 jamaah itu. Ia menilai keberadaan masjid ini tidak hanya bermanfaat bagi civitas akademika, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum.

“Atas nama Pemerintah Kota Kediri, saya mengucapkan selamat atas diresmikannya Masjid Jami’ Abi Sa’roni. Masjid ini sangat megah dan representatif. Saya yakin tidak hanya mahasiswa, tetapi juga masyarakat sekitar dapat beribadah dengan nyaman di sini,” ujarnya.

Mbak Wali menekankan bahwa keberadaan masjid di lingkungan kampus memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Ia mengingatkan bahwa dalam sejarah Islam, Rasulullah SAW membangun masjid sebagai langkah awal saat hijrah ke Madinah. Pada masa itu, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat peradaban, pendidikan, dan aktivitas sosial.

Menurutnya, Masjid Jami’ Abi Sa’roni diharapkan mampu menjalankan fungsi tersebut secara optimal. Selain menjadi ruang ibadah yang nyaman, masjid ini juga diharapkan menjadi tempat mahasiswa memperdalam ilmu spiritual serta menjadi ruang terbuka untuk kegiatan sosial kemasyarakatan di sekitar kampus.

“Membangun masjid adalah perbuatan mulia, namun memakmurkan masjid adalah tanggung jawab bersama. Harapan kita, masjid ini selalu hidup dengan berbagai aktivitas keagamaan dan sosial. Semoga menjadi jantung kampus yang menumbuhkan nilai-nilai keislaman yang moderat, sejuk, dan mencerahkan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada Soengging Soerjasmoro selaku wakif yang telah mewakafkan lahan sekaligus membangun masjid tersebut. Penamaan masjid dengan nama almarhum ayahandanya, Abi Sa’roni, dinilai sebagai bentuk penghormatan sekaligus teladan kebaikan.

“Keputusan untuk mewakafkan lahan dan membangun masjid ini adalah contoh nyata kepedulian dan keteladanan. Semoga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi almarhum Bapak Abi Sa’roni dan membawa keberkahan bagi keluarga,” tuturnya.

Peresmian Masjid Jami’ Abi Sa’roni turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kediri A. Zamroni, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri Ahmad Fa’iz, Rektor UIN Syekh Wasil Kediri Wahidul Anam, Ketua Senat UIN Syekh Wasil Nur Ahid, Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil, pimpinan proyek pembangunan Yudi, jajaran civitas akademika, serta tamu undangan lainnya.

Dengan berdirinya Masjid Jami’ Abi Sa’roni, UIN Syekh Wasil Kediri kini memiliki fasilitas ibadah yang representatif dan terbuka bagi masyarakat. Kehadirannya diharapkan tidak hanya memperkuat kehidupan religius kampus, tetapi juga mempererat hubungan antara institusi pendidikan dan lingkungan sekitar.

Bagikan Berita :