KEDIRI – Setelah Inter Kediri, perjalanan Persedikab Kabupaten Kediri di musim ini Liga 4 Jawa Timur resmi berakhir. Laskar Bledug Kelud harus mengakui keunggulan klub sesama daerah, Triple’s FC, usai kalah dengan skor 0-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Cakrawala Universitas Negeri Malang, Sabtu (24/01).
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil dengan pendekatan hati-hati. Duel lebih banyak terjadi di sektor tengah lapangan, membuat tempo permainan berjalan relatif lambat. Persedikab tampil dominan dalam penguasaan bola, namun kesulitan menembus pertahanan rapat Triple’s FC yang memilih bermain lebih pragmatis sambil menunggu peluang.
Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-44, bek Triple’s FC, Aldo Wahyu, berhasil memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang Persedikab. Sontekan jarak dekatnya tak mampu dibendung kiper dan membawa Triple’s FC unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persedikab mencoba meningkatkan intensitas serangan. Variasi permainan mulai diperagakan, terutama melalui sisi kanan yang kerap digerakkan Fahmi Arizi. Sejumlah peluang tercipta, namun masalah klasik dalam penyelesaian akhir membuat upaya penyamaan kedudukan tak kunjung terwujud.
Saat Persedikab asyik menekan, celah di lini pertahanan justru dimanfaatkan lawan. Melalui serangan balik cepat, Rendhi Adityas berhasil melakukan akselerasi dan menuntaskan peluang dengan baik untuk menggandakan keunggulan Triple’s FC menjadi 2-0.
Gol tersebut membuat Persedikab bermain semakin terburu-buru. Upaya demi upaya terus dilancarkan, namun kehilangan ketenangan dan efektivitas di sepertiga akhir lapangan. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor tidak berubah.
Kekalahan ini memastikan Persedikab Kabupaten Kediri tersingkir dari Liga 4 Jawa Timur, sekaligus menutup kiprah mereka di kompetisi musim ini.









