KEDIRI – Kabar rusaknya almamater akibat bencana tentu meninggalkan kesedihan tersendiri, terlebih bagi mereka yang pernah menimba ilmu di sana. Perasaan itulah yang tampaknya turut dirasakan Wali Kota Kediri saat menerima informasi mengenai kerusakan sejumlah ruang kelas di SMAN 3 Kediri.
Akibat atap bangunan yang rusak tertimpa pohon tumbang, beberapa ruang kelas di sekolah tersebut untuk sementara tidak dapat digunakan. Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai melakukan peninjauan langsung ke lokasi, Rabu (kemarin).
Peristiwa tumbangnya pohon beringin yang terjadi pada 24 Desember lalu menyebabkan kerusakan pada atap tiga ruang kelas. Untuk menjaga kelangsungan proses belajar mengajar, siswa yang terdampak sementara dipindahkan ke ruang laboratorium.
Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali menyampaikan bahwa meskipun SMA berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Kediri tetap bergerak cepat melakukan koordinasi lintas instansi agar perbaikan segera dilaksanakan hingga kegiatan belajar mengajar bisa kembali normal.
“Saat ini, kegiatan belajar mengajar bagi siswa yang terdampak dipindahkan sementara ke laboratorium,” ujar Mbak Wali.
Ia berharap perbaikan sarana dan prasarana sekolah dapat segera terealisasi sehingga proses pembelajaran kembali berlangsung dengan aman, nyaman, dan optimal bagi para siswa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa Gubernur Jawa Timur telah menginstruksikan agar perbaikan segera dilakukan demi menjaga kelancaran layanan pendidikan.
“Perbaikan akan segera kami lakukan secepatnya,” ujarnya, yang diperkuat oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kediri, Adi Prayitno. Selaku Kepala SMAN 3 Kediri, Tri Erlina juga menyampaikan ucapan terima kasih secara khusus kepada Dinas Pendidikan Propinsi dan Wali Kota Kediri atas perhatiannya segera melakukan pembangunan.









