foto : Istimewa

Angelia Friza, Mahasiswi Kediri yang Menantang Diri di Ring Muay Thai Porprov 2025

Bagikan Berita :

KEDIRI – Di usia yang masih sangat muda, Angelia Friza menunjukkan bahwa keberanian dan dedikasi bukan hanya milik atlet berpengalaman. Gadis asal Desa Joho, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri ini baru menapaki dunia Muay Thai belum genap setahun, namun tekadnya sudah bulat: tampil maksimal di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025.

Perjalanan Angelia bermula dari masa liburan kuliah semester dua. Di tengah kesibukannya melatih ekstrakurikuler di sebuah SMK, ia mengikuti ajakan teman untuk ikut latihan bela diri. Siapa sangka, tanpa ia sadari, langkah kecil itu membawanya pada dunia Muay Thai.

“Awalnya saya nggak tahu itu Muay Thai. Cuma ikut latihan aja, ternyata diarahkan ke sana oleh Pak Wawan. Dari situ saya mulai serius, apalagi waktu tahu ada Kejurprov di bulan Desember,” kenangnya.

Angelia tidak hanya sekadar ‘coba-coba’. Ia langsung terjun di dua kategori sekaligus: waikru, seni tradisional khas Muay Thai, dan fighter, yakni pertandingan fisik di atas ring. Kombinasi ini bukan hal mudah, sebab masing-masing membutuhkan latihan intensif, ketahanan fisik, dan kesiapan mental.

“Latihan setiap hari. Senin sampai Jumat dua kali sehari, pagi dan sore. Sabtu cukup pagi. Karena ini Porprov pertama saya, harus benar-benar siap,” tuturnya penuh semangat.

Tak hanya tekun, Angelia juga ambisius. Ia ingin mengukir prestasi, mengulangi kesuksesannya di Kejurprov sebelumnya di mana ia sukses membawa pulang medali dan sertifikat. Dengan rentang usia atlet Porprov Kediri antara 17 hingga 23 tahun, fokus utama tim adalah pada kekuatan (power) dan teknik bertarung.

Namun, di balik kerja keras itu, Angelia tidak menutupi adanya tantangan. Jadwal latihan yang padat seringkali berbenturan dengan kewajibannya sebagai mahasiswi.

“Kadang capek dan malas itu datang. Apalagi harus bagi waktu sama kuliah. Tapi saya tetap usahakan konsisten. Waktu bertanding juga sempat mental drop, kayak nge-blank pas di atas ring,” ungkapnya jujur.

Kejujuran Angelia soal perjuangannya justru memperlihatkan kualitas seorang atlet sejati. Ia bukan hanya mengejar medali, tapi tengah membentuk mental juara sejak dini.

Dengan semangat tak kenal lelah, Angelia Friza menjadi simbol generasi muda Kediri yang berani menantang diri, mengalahkan rasa malas, dan menyalurkan potensi lewat olahraga. Ia bukan sekadar peserta Porprov – ia adalah harapan baru dari ring Muay Thai Kediri.

jurnalis : Riza Husna Silfiyya
Bagikan Berita :