KEDIRI – KPU Kabupaten Kediri secara resmi menetapkan Pasangan Bupati – Wakil Bupati Petahana, Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Mariya Ulfa. Dalam rapat pleno terbuka yang diselenggarakan di Gedung Bhagawanta Bhari, Kamis (09/01).
“Pasangan Hanindhito Himawan Pramana – Dewi Mariya Ulfa mendapatkan 489.900 suara sah. atau 56,53%. Dengan ini per tanggal 9 Januari resmi ditetapkan sebagai Bupati-wakil bupati Kabupaten Kediri,” ujar Nanang Qosim, Ketua KPU Kabupaten Kediri.
Dalam sambutannya, Mas Dhito sapaan akrabnya kembali menjabat di periode kedua ini menyampaikan. Tidak ada program 100 hari kerja namun bakal melanjutkan kinerjanya demi warga di Kabupaten Kediri.
“Kita akan fokus penanganan wabah PMK yang sudah marak dan program program prioritas bapak presiden yang memang harus segera diimplementasikan,” ucapnya.
Mas Dhito : Jaga Harmoni

Atas ketidakhadiran Deny Widyanarko – Mudamawah dalam acara ini, menjadikan Mas Dhito akan menjalin komunikasi bertujuan bersama-sama membangun Kabupaten Kediri. Pada kesempatan tersebut, dia juga meminta masyarakat untuk kembali bersatu dan bergandengan tangan walaupun sebelumnya berbeda pilihan.
Dikonfirmasi usai acara, Mas Dhito menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak, termasuk semua partai pendukungnya dan pendukung Deny – Mudawamah. Saat disinggung bagaimana perasaannya karena bapaknya duduk sebagai Gubernur DKI Jakarta, kedua tante sebagai anggota DPRD Jawa Timur dan DPRD Kota Kediri kemudian pamannya duduk sebagai anggota DPR RI.
“Yang spesial adalah ketika Mbak Wabup dulu yang punya partai sendiri, kini bisa maju kembali bersama saya dengan non partai. Itu yang spesial dengan selalu menjaga harmonis,” ungkapnya sambil melempar senyuman.
Sementara Mbak Dewi sapaan akrab Wakil Bupati Kediri memilih tersenyum lebar, saat namanya disebut. Kabar santer kini beredar, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Kediri sebelumnya bergabung di PKB. Kini tengah dibujuk sejumlah partai pengusungnya untuk bergabung sebagai kader partai.
jurnalis : Sigit Cahya Setyawan