KEDIRI – Jelang digelarnya Debat Publik Kediri digelar KPU Kota Kediri, malam ini (20/11) dimulai pukul 19.00 WIB. Pihak penyelenggara pemilu sengaja menghadirkan Tim Event Organizer (EO), Liaison Officer (LO) dari masing-masing pasangan calon (paslon), serta moderator untuk pematangan.
Acara debat digelar di Insumo Kediri Convention Center (IKCC), bakal mendapatkan pengamanan ketat dari pasukan gabungan dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji. Acara ini dipastikan menghadirkan pasangan calon Vinanda Prameswati – KH. Qowimudin Thoha dan Ferry Silviana Feronica – Regina Nadya Suwono
Disampaikan Ketua KPU Kota Kediri, Reza Christian, bahwa persiapan debat sebenarnya sudah dilakukan sejak jauh hari. Untuk memastikan acara berjalan lancar dan sesuai harapan. Pada debat kali ini, terdapat beberapa pembaruan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas penyampaian visi-misi.
“Untuk debat kedua ini, kami sudah mengganti panelis dan moderator. Selain itu, posisi moderator dipindahkan ke depan agar tidak membelakangi tamu undangan. Format segmen juga sedikit berubah, segmen tiga dan empat yang sebelumnya terpisah untuk calon Walikota dan Wakil Wali Kota, kini akan digabungkan dalam satu sesi,” jelas Reza.
Tiga tema besar yang akan diangkat dalam debat ini adalah Pembangunan Manusia Berbasis Kearifan Budaya Lokal, Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, dan Pemerintahan Daerah yang Bersih Menuju Indonesia Emas 2045. Dari tema tersebut, terdapat empat sub tema yang menjadi pedoman debat. Yakni, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Wujudkan Indonesia Emas, dan Good Governance.
Reza juga menambahkan, gladi bersih telah dilakukan untuk menyamakan persepsi antara tim EO dan Liaison Officer (LO) dari masing-masing paslon.
“Kami sudah dua kali mengadakan pertemuan dengan tim LO untuk memastikan semua detail teknis sesuai dan acara dapat berjalan lancar,” tambahnya.
Dalam gladi persiapan yang berlangsung, sejumlah masukan teknis disampaikan oleh tim LO, termasuk pengaturan tata kamera, penyebutan nama paslon, penempatan tangga kecil untuk naik panggung, serta pengaturan volume mikrofon. Moderator baru juga terlihat berdiskusi untuk menyesuaikan diri dengan masukan-masukan tersebut.
Salah satu tim LO paslon berharap agar debat kedua ini dapat berjalan damai dan membawa manfaat bagi semua pihak.
“Tetap menjaga kekompakan, saling mencari kebenaran bersama. Semoga acara ini berjalan lancar dan membawa kebahagiaan, terutama bagi masyarakat Kota Kediri,” ucap perwakilan dari Tim Paslon 01.
jurnalis : Muhamad Dastian Yusuf editor : Nanang Priyo Basuki