Pembukaan Perkemahan Tuli PRB Gerkatin (Wildan Wahid Hasyim)

Ribuan Disabilitas se-Jawa Timur Ikuti Pelatihan Tangguh Tanggap Bencana

KEDIRI – Gerakan Untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) Jawa Timur menggelar Sosialisasi Tanggap Bencana selama dua hari. Acara diawali Sabtu (06/07), diikuti sedikitnya 1.000 peserta. Diwujudkan Perkemahan Tuli PRB Gerkatin. Bertempat di Wisata Air Tirto Tani Djojo berada di Desa Tiru Lor Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri.

Acara dihadiri Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jawa Timur, Bige Agus Wahjuono. Diikuti peserta, anggota Gerkatin se-Jawa Timur. Tujuan digelarnya acara ini, melakukan simulasi ketangguhan penyadang disabilitas menghadapi bencana alam

“Tujuannya untuk memberikan motivasi anak anak disabilitas bisa membantu untuk menghadapi bencana dan sesudah saat bencana dan semuanya tetap tangguh,” jelas Ketua DPD Gerkatin Jawa Timur, Maskurun.

Disabilitas Tangguh

Pembukaan Perkemahan Tuli PRB Gerkatin (Wildan Wahid Hasyim)

Kegiatan diawali apel siaga serta simulasi kebencanaan yang disampaikan dalam bentuk drama. Tujuannya dengan cara ini lebih memudahkan warga berkebutuhan khusus, dalam mitigasi bencana. Acara ini mendapat dukungan penuh BPBD Provinsi Jawa Timur.

“Hari ini sosialisasi penanggulangan bencana perkemahan relawan PRD inklusi Gerkatin se Jawa Timur. Ini menjadi amanat undang – undang, dimana kegiatan Gerkatin akan dijadikan kegiatan tahunan dan menjadi tonggak sejarah digelarnya kemah bersama,” terang Bige Agus Wahjuono

Dalam penanggulangan bencana, terangnya, acuan utama dalam proses menjadi tangguh dan tanggap ialah kapasitas individu. Bukan dari golongan mana dan kekurangan apa yang dimiliki

“Dari BPBD melihat teman – teman Gerkatin membutuhkan peningkatan kapasitas. Mereka ingin berkolaborasi dalam penanggulangan bencana dan siap tangguh,” jelasnya.

Jurnalis : Wildan Wahid Hasyim
Editor : Nanang Priyo Basuki