Sosialisasi gempur rokok ilegal digelar di halaman parkir SLG (Wildan Wahid Hasyim)

Culture Stage Bentuk Semangat Pemkab Kediri Gempur Rokok Ilegal

KEDIRI – Bertajuk Culture Stage Berwisata Berbudaya, Pemerintah Kabupaten Kediri bekerjasama dengan Karang Taruna Kabupaten Kediri menggelar sosialisasi terkait rokok ilegal. Acara ini dimeriahkan penampilan Lala Atila dan Yudho Bakiak Cs. Dihibur campursari Sri Kaloka dan jaranan Putro Panji Laras. Bertempat di Lapangan Parkir II Monumen Simpang Lima Gumul (SLG).

Ribuan penonton memenuhi lokasi sejak acara dimulai pukul 16.00 wib. Banyolan memakai Bahasa Jawa cukup menggundang tawa hadirin yang datang dari Forkompimda Kabupaten Kediri.  Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam sambutannya dibaca plt. Kepala Dinas Sosial, Dyah Saktiana menyampaikan.

“Bahwa kegiatan ini bentuk kerjasama Karang Taruna dibina Dinas Sosial dan Satpol PP. Terkait bentuk pertanggungjawaban atas bantuan dana bagi hasil cukai. Kami berharap masyarakat mulai memilah rokok illegal dan legal. Pemerintah Kabupaten Kediri akan mendukung penuh kegiatan gempur rokok illegal yang digalakkan Bea Cukai,” terang bupati dalam sambutannya.

Pada acara ini juga menghadirkan Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri dan Bea Cukai Kediri untuk memberikan materi sosialisasi tentang rokok ilegal.

Dikonfirmasi usai acara, Plt. Kasatpol PP. Agoeng Noegroho menegaskan bahwa ini merupakan salah satu program Bupati Kediri dalam pemberantasan rokok ilegal. “Kita akan melakukan dua kegiatan, yang pertama berbentuk sosialisasi dan edukasi. Kemudian yang kedua, bekerjasama dengan Bea Cukai melakukan sidak,” terangnya.

Fokus sasaran adalah wilayah berbatasan dengan Kabupaten Kediri juga jasa pengiriman paket. “Semua pintu perbatasan dengan kabupaten lain, terutama di daerah pelosok. Kami akan menerapkan SOP penegakan. Atas kebijakan dan ketegasan diberikan Mas Bup (Bupati, red), kami berkomitmen akan mengkikis habis semua bentuk rokok ilegal,” tegas Agoeng.

Jurnalis : Wildan Wajid Hasyim
Editor : Nanang Priyo Basuki